Semifinal Australian Open 2026 Sempurna di Sektor Pria, Alcaraz, Sinner, Zverev, dan Djokovic Maju
Babak semifinal Australian Open 2026 di sektor pria menyajikan pertandingan sempurna antara peringkat 1 hingga 4 dunia.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Jannik Sinner dan Novak Djokovic sama-sama mendapatkan kemenangan saat tampil di babak perempat final Australian Open 2026.
- Kemenangan itu membuat keduanya menyusul Carlos Alcaraz dan Alexander Zverev ke babak semifinal.
- Melajunya Alcaraz, Sinner, Zverev, dan Djokovic menandai sempurna babak semifinal Australian Open yang akan diisi empat petenis terbaik dunia saat ini.
TRIBUNNEWS.COM - Peserta babak semifinal Australian Open 2026 komplet dengan kepastian hasil akhir dua pertandingan terakhir.
Jannik Sinner dan Novak Djokovic menjadi dua petenis pria terakhir yang memastikan diri melangkah ke babak semifinal.
Djokovic digdaya saat berhadapan dengan lawan asal Italia, Lorenzo Musetti.
Meski menang, bisa dibilang Djokovic sangat beruntung pada pertandingan ini.
Pasalnya petenis asal Serbia ini sebenarnya tertinggal dari Musetti di dua set awal.
Ia kalah dengan skor 6-4 dan 6-3 dari Musetti.
Baca juga: Keunikan Turnamen Pemanasan Australia Open 2026, Uang Rp11,3 Miliar Seperti Tak Berarti
Namun saat pertandingan memasuki set ketiga pada gim keempat, Musetti mengalami cedera.
Ia tak bisa melanjutkan pertandingan dan memilih mundur dari Australian Open.
Keputusan itu membuat Djoker, julukan Djokovic, otomatis melangkah ke babak semifinal.
Meski demikian, ia mengakui sang lawan sebenarnya punya momentum bagus.
Sebelum adanya cedera tersebut, Djokovic tak memandang dirinya akan bisa melaju ke babak semifinal.
Ia berharap Musetti bisa segera pulih dan kembali beraksi di atas lapangan.
"Saya tidak tahu harus berkata apa kecuali saya sangat bersimpati kepadanya," ungkap Djokovic setelah laga.
"Dia adalah pemain yang lebih baik dari saya di pertandingan ini, dan saya sebenarnya dalam perjalanan mengakhiri langkah saya di sini."
"Tidak tahu lagi, hal-hal semacam ini memang terkadang terjadi di olahraga. Saya mengalaminya beberapa kali."
Baca tanpa iklan