Lesatan Ranking BWF Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin, Gebrakan Gen Z hingga Ciptakan Anomali
Alwi Farhan dan Raymond /Joaquin mengalami kenaikan ranking BWF berkat Indonesia Masters 2026, keduanya berhasil menciptakan anomali.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Alwi Farhan dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengalami kenaikan ranking BWF berkat Indonesia Masters 2026
- Alwi yang awalnya menempati ranking 18 kini menempati peringkat 14 dengan 59.230 poin
- Sedangkan Raymond/Joaquin yang awalnya berada di peringkat 23 kini menempati ranking 18 dengan 52.830 poin
- Lesatan ranking Alwi Raymond/Joaquin menciptakan anomali, keduanya menjadi pebulu tangkis termuda dalam persaingan ranking papan atas dunia
TRIBUNNEWS.COM - Dua pebulu tangkis Tanah Air, Alwi Farhan dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, kompak mengalami kenaikan ranking BWF berkat hasil yang mereka torehkan di Indonesia Masters 2026 pekan lalu.
Tampil di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Alwi dan Raymond/Joaquin mampu menembus final Indonesia Masters 2026 yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 500.
Alwi keluar sebagai juara Indonesia Masters 2026 seusai mengalahkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-5 dan 21-6.
Sedangkan Raymond/Joaquin hanya mampu finis sebagai runner-up Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 21-19 dan 21-13.
Ranking dunia Alwi dan Raymond/Joaquin pun melesat, kepastian tersebut bersamaan dengan rilis resmi BWF Selasa, (27/1/2026).
Alwi yang awalnya menempati ranking 18 kini menempati peringkat 14 dengan 59.230 poin.
Alwi menjadi tunggal putra Indonesia dengan ranking terbaik kedua setelah Jonatan Christie yang menduduki peringkat empat dengan 84.174 poin.
Baca juga: Babak 16 Besar Thailand Masters 2026 Diwarnai Derbi Indonesia, Alwi Farhan Ketemu Wakil Israel
Kemudian untuk Raymond/Joaquin, mereka yang awalnya berada di peringkat 23 kini menempati ranking 18 dengan 52.830 poin.
Raymond/Joaquin berada di bawah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (ranking 4/82.790 poin), Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (ranking 7/73.240 poin), dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ranking 16/53.700 poin).
Lesatan ranking yang dialami Alwi dan Raymond/Joaquin menandakan harapan baru pebulu tangkis Indonesia di kancah dunia.
Apalagi Alwi dan Raymond/Joaquin berusia masih sangat muda, keduanya masuk ke dalam generasi Z atau bahasa gaulnya jaman sekarang adalah Gen Z.
Alwi lahir 12 Mei 2005, Raymond 24 April 2004, sedangkan Joaquin kelahiran 14 September 2005.
Baca juga: Raymond/Joaquin Gagal Juara Indonesia Masters 2026, Akui Sulit Adaptasi Angin di Lapangan
Selain mampu menggebrak persaingan papan atas dunia, lesatan ranking Alwi dan Raymond/Joaquin juga berhasil menciptakan anomali.
Alwi bahkan menjadi pemain paling muda dalam 15 besar ranking BWF tunggal putra.
Peraih medali emas SEA Games 2025 itu lebih muda dari wakil Prancis kelahiran 26 Januari 2005, Alex Lanier, yang menempati peringkat delapan dunia.
Baca tanpa iklan