Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Beda Nasib 2 Lifter Indonesia: Nurul Akmal Hanya PPPK, Rizki Juniansyah Jadi Kapten TNI

Kontras nasib lifter Indonesia: Nurul Akmal kecewa hanya PPPK, Rizki Juniansyah naik pangkat Kapten usai pecahkan rekor dunia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Beda Nasib 2 Lifter Indonesia: Nurul Akmal Hanya PPPK, Rizki Juniansyah Jadi Kapten TNI
Tribunnews/JEPRIMA
ANGKAT BESI - Nurul Akmal kecewa hanya diangkat PPPK paruh waktu, sementara Rizki Juniansyah naik pangkat Kapten TNI usai raih emas SEA Games. 

Ringkasan Berita:
  • Kontras nasib lifter Indonesia jadi sorotan. Nurul Akmal, atlet putri asal Aceh dengan segudang prestasi internasional, hanya diangkat sebagai PPPK paruh waktu oleh Pemprov Aceh. 
  • Kekecewaannya memicu simpati publik yang menilai penghargaan negara belum sebanding dengan dedikasinya. 
  • Sebaliknya, lifter putra Rizki Juniansyah mendapat kenaikan pangkat dua tingkat dari Letnan Dua menjadi Kapten TNI setelah meraih emas dan memecahkan rekor dunia di SEA Games Thailand

TRIBUNNEWS.COM - Di balik prestasi dan perjuangan lifter Indonesia, nasib Nurul Akmal dan Rizki Juniansyah sedang menjadi sorotan.

Hal ini setelah Nurul Akmal merasa tidak adil setelah hanya diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di bawah naungan Pemerintah Provinsi Aceh.

Sementara itu, Lifter Rizki Juniansyah mendapatkan kenaikan pangkat dua tingkat dari institusi TNI dari Letnan Dua menjadi Kapten.

Kenaikan pangkat ini diberikan setelah Rizki berhasil meraih medali emas di SEA Games ke-33 Thailand, dan memecahkan rekor dunia.

Baca juga: Lifter Nurul Akmal Curhat Jadi PPPK Paruh Waktu meski Berprestasi, Bagaimana Aturan Dilantik PNS?

Lifter Olimpiade Nurul Akmal Kecewa Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Nama Nurul Akmal sudah lama melekat sebagai salah satu lifter putri andalan Indonesia.

Atlet asal Aceh ini berkali-kali mengibarkan Merah Putih di ajang internasional dan dua kali tampil di Olimpiade. Namun di balik deretan prestasi tersebut, Nurul kini menyimpan kegundahan terkait masa depan kesejahteraannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Nurul Akmal resmi menyandang status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di bawah naungan Pemerintah Provinsi Aceh. Status tersebut justru memicu kekecewaan, lantaran dinilai belum sebanding dengan pengorbanan dan prestasi yang telah ia persembahkan untuk Indonesia.

Curahan Hati Nurul Akmal

Melalui akun Instagram pribadinya @nurulamalia_12, Nurul meluapkan perasaannya. Dalam unggahan itu, ia tampak mengenakan seragam Korpri biru khas aparatur sipil negara.

Nurul secara terbuka membandingkan rekam jejaknya di level dunia dengan status kepegawaian yang diterimanya saat ini.

Kayak enggak adil saja sih, kek enggak bisa terima gitu. Cuma mau gimana lagi, takutnya nanti enggak dapat apa-apa kalau banyak kali protes dan menuntut,” ujar Nurul, dikutip dari Surya.co.id.

Ia mengaku banyak atlet lain yang juga merasa keberatan dengan status PPPK paruh waktu. Meski mencoba pasrah, Nurul tak bisa menyembunyikan kegelisahan tentang masa depannya.

Entah lah, mau pasrah tapi saya juga mikir masa tua saya bagaimana nanti begitu,” lanjutnya.

Dalam unggahan lain, Nurul menandai akun Presiden RI dan sejumlah pejabat, sembari menegaskan bahwa dirinya tetap bersyukur, meski rasa kecewa tak terhindarkan.

Tetap bersyukur walaupun P3K paruh waktu. Padahal 2x Olimpiade, 2x SEA Games, 2x Asian Games, 3x emas PON dan lainnya lagi. Yang tau-tau sudah paham lah. Tapi inilah hasilnya,” tulisnya.

Baca juga: Resmi, Raihan Medali Indonesia Terhenti di Olimpiade Paris, Nurul Akmal Sudah Berjuang

Deretan Prestasi yang Mengharumkan Indonesia

Sepanjang kariernya, lifter yang akrab disapa Amak ini telah menorehkan prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia tercatat tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024, serta meraih berbagai medali di SEA Games, Kejuaraan Asia, hingga Islamic Solidarity Games.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas