Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Alasan Indonesia Tidak Ikut Olimpiade Musim Dingin 2026

Indonesia tidak pernah ikut Olimpiade Musim Dingin sejak dihelat pada 1924, berikut alasannya.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Olimpiade Musim Dingin pertama kali dihelat pada 1924 tepatnya di Chamonix, Prancis
  • Tahun ini sudah memasuki edisi yang ke-25, Olimpiade Musim Dingin 2026 bakal berlangsung di Milano dan Cortina d’Ampezzo, Italia, 6-22 Februari
  • Faktanya, Indonesia tidak pernah ikut Olimpiade Musim Dingin sejak pertama kali dihelat pada 1924

TRIBUNNEWS.COM - Olimpiade Musim Dingin 2026 menjadi perhelatan olahraga terbesar di awal tahun ini, bakal berlangsung di Milano dan Cortina d’Ampezzo, Italia, pada 6-22 Februari 2026.

Sesuai namanya, Olimpiade Musim Dingin 2026 bakal mempertandingkan cabang olahraga musim dingin, seperti ski, seluncur, hingga hoki es.

Olimpiade Musim Dingin pertama kali dihelat pada 1924 tepatnya di Chamonix, Prancis. 

Setelahnya, Olimpiade Musim Dingin diselenggarakan setiap empat tahun sekali dan Milano Cortina 2026 memasuki edisi yang ke-25.

Faktanya, Indonesia tidak pernah ikut serta sepanjang gelaran Olimpiade Musim Dingin. Mengapa demikian?

Alasan yang paling utama adalah berkaitan dengan iklim.

Rekomendasi Untuk Anda

Kita semua tahu bahwa Indonesia beriklim tropis, tentu akan menjadi kesulitan jika atlet Merah Putih harus bertanding di tengah cuaca dingin. 

Pun jika harus melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan, langkah paling tepat adalah berlatih di luar negeri yang beriklim dingin.

Apabila langkah tersebut dilakukan jelas membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Baca juga: Milano Cortina 2026: Menyelamatkan Napas Olimpiade dengan Model Multi-Tuan Rumah

MILANO CORTINA 2026 - Pemandangan saat berada di pegunungan Dolomites, Cortina d’Ampezzo, Italia timur laut, bagian dari Alpen Kapur Selatan, untuk olahraga ski dan lainnya dalam gelaran Olimpiade Musim Dingin bertajuk Milano Cortina 2026, pada 30 Januari 2026. (Foto: Instagram Milano Cortina 2026)
MILANO CORTINA 2026 - Pemandangan saat berada di pegunungan Dolomites, Cortina d’Ampezzo, Italia timur laut, bagian dari Alpen Kapur Selatan, untuk olahraga ski dan lainnya dalam gelaran Olimpiade Musim Dingin bertajuk Milano Cortina 2026, pada 30 Januari 2026. Indonesia tidak pernah ikut Olimpiade Musim Dingin sejak dihelat pada 1924, berikut alasannya. (Foto: Instagram Milano Cortina 2026) (Milano Cortina 2026)

Lalu alasan lainnya adalah minimnya sarana dan prasarana.

Beberapa cabang olahraga musim dingin harus didukung dengan adanya fasilitas seperti lintasan es atau arena bersalju. Namun hal itu masih sangat jarang ditemui di Indonesia.

Jadi sampai sejauh ini, Indonesia terlihat lebih memfokuskan pembinaan atlet dari cabang olahraga sesuai dengan kondisi yang ada, mulai dari iklim hingga sarana prasarana.

Buktinya adalah Indonesia aktif mengikuti Olimpiade Musim Panas.

Terakhir, Indonesia unjuk aksi di Olimpiade Paris 2024 dengan raihan dua medali emas dan satu perunggu.

Dua medali emas diraih oleh Veddriq Leonardo (panjat tebing) dan Rizki Juniansyah (angkat besi). Lalu perunggu disumbang Gregoria Mariska Tunjung (badminton).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas