Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Hasil Final BATC 2026: Jepang Ikuti Jejak Korea Selatan yang Mengukir Sejarah Manis

Jepang juara BATC 2026 setelah mengalahkan China di final, ikuti jejak tim putri Korea Selatan yang ukir sejarah manis raih gelar pertama.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan

Ringkasan Berita:
  • Final Kejuaraan Asia Beregu (BATC) 2026 putra menempatkan Jepang sebagai juara
  • Jepang mempermalukan tuan rumah China dan auto rengkuh gelar BATC pertama sepanjang sejarah
  • Koki Watanabe dan kolega mengikuti jejak tim putri Korea selatan yang sama-sama ukir sejarah di BATC 2026

TRIBUNNEWS.COM - Hasil final Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 menempatkan Jepang sebagai juara setelah menumbangkan China selaku tuan rumah dengan skor 3-0, Minggu (8/2/2026).

Jepang mengikuti jejak tim putri Korea Selatan di BATC 2026 yang baru saja menyegel gelar juara pertama mereka dalam turnamen beregu kontinental ini sepanjang sejarah.

Ya, tim putri Korea dan tim putra Jepang sama-sama belum pernah merasakan naik podium tertinggi di BATC sejak turnamen ini dihelat pada tahun 2016 lalu.

10 tahun kemudian, Jepang dan Korea berhasil mengukir kisah indah dengan menjadi jawara di BATC untuk kali pertama sepanjang sejarah.

lihat fotoBATC 2026 - Selebrasi dari delegasi Korea Selatan tim putri setelah memenangkan partai final perebutan juara di BATC 2026 melawan tuan rumah, China, Minggu (8/2/2026). (Foto: Instagram BKA)
BATC 2026 - Selebrasi dari delegasi Korea Selatan tim putri setelah memenangkan partai final perebutan juara di BATC 2026 melawan tuan rumah, China, Minggu (8/2/2026). (Foto: Instagram BKA)

Sejarah Manis Jepang

Negeri Sakura di nomor putra menurunkan pemain pelapisnya yang notabene belum masuk circle elite dunia.

Tak ada nama Kodai Naraoka yang jadi andalan mereka di sektor tunggal putra, Jepang tetap menyala dengan skuad pelapisnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal memiliki Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, Jepang tak memasukkan mereka di line-up final melawan China.

Tapi tiga unggulan di nomor tunggal dan ganda putra Jepang melakukan tugasnya dengan baik.

Baca juga: Kejutan Jepang di BATC 2026: Melempemnya Chiharu Shida Bikin Tradisi Medali Luput

Dimulai dari Yushi Tanaka sebagai tunggal pertama, berhasil menumbangkan Hu Zhe An, dua gim langsung.

Kemenangan pertama Yushi dilanjutkan dengan ciamik oleh ganda Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi.

Kumagai/Hiroki sukses menambah poin keunggulan Jepang setelah mengalahkan ganda andalan China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.

Meladeni pasangan veteran China, Kumagai/Hiroki mampu mengantongi hasil manis lewat duel alot hingga 3 gim.

Kemenangan dipastikan lewat Koki Watanabe yang sukses membekuk Zhu Xuan Chen lewat rubber game.

Hanya butuh tiga partai saja bagi Jepang untuk memastikan gelar pertama mereka di BATC.

Seolah, hasil dari tim putra Jepang jadi pelipur lara gegara tim putri mereka menelan pil pahit dengan tersisih di babak 8 besar.

China Gagal Kawinkan Gelar

lihat fotoHe Ji Ting (Kiri) dan Zhou Hao Dong dari China bersaing selama pertandingan ganda putra mereka melawan Fajar Alfian dan Muhammas Rian Ardianto dari Indonesia (Keduanya tidak terlihat) selama final beregu putra Piala Thomas antara China dan Indonesia di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober, 2021.
Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP
GANDA CHINA - He Ji Ting (Kiri) dan Zhou Hao Dong dari China bersaing selama pertandingan ganda putra mereka melawan Fajar Alfian dan Muhammas Rian Ardianto dari Indonesia (Keduanya tidak terlihat) selama final beregu putra Piala Thomas antara China dan Indonesia di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober, 2021. (Foto Arsip Oktober 2021). Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP
Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas