Jeritan Pemain India soal Perubahan Format Turnamen BWF Periode 2027-2030
Beberapa pemain India menjerit bersamaan dengan penurunan alokasi turnamen BWF yang akan digelar di Negeri Bollywood.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- India terkena imbas regulasi baru BWF pada periode 2026-2030
- Jumlah turnamen yang akan digelar di India berkurang, dari yang awalnya empat menjadi dua
- Pada periode 2026-2030, India hanya dijatah menggelar dua turnamen saja, yakni India Open dan Syed Modi International
- Situasi tersebut membuat beberapa pemain India menjerit, sebut saja Chirag Shetty yang berpasangan Satwiksairaj Rankireddy di sektor ganda putra
TRIBUNNEWS.COM - Pada pertengahan Februari lalu, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan regulasi baru untuk periode 2026-2030.
Sejumlah perubahan mewarnai perhelatan BWF World Tour periode 2026-2030. Ada turnamen yang naik kelas, kemudian ada juga turnamen yang dihilangkan.
India menjadi salah satu tuan rumah yang kena imbas, ada penurunan alokasi turnamen yang digelar di Negeri Bollywood.
Pada periode 2026-2030, India hanya dijatah menggelar dua turnamen saja, yakni India Open dan Syed Modi International.
Padahal pada tahun-tahun sebelumnya, India menggelar empat turnamen, yakni India Open, Syed Modi International, Guwahati Masters, dan Odisha Masters.
Selain jumlah yang berkurang, Syed Modi International yang semula berstatus Super 300 juga harus turun menjadi Super 100. Sedangkan India Open 2026 tetap berstatus Super 750.
Situasi tersebut lantas membuat beberapa pemain India menjerit, sebut saja Chirag Shetty yang merupakan andalan sektor ganda putra.
Baca juga: Respon Indonesia dan Malaysia soal Format Baru Turnamen BWF: BAM Minta Lebih Adil, PBSI Optimis
Dikutip dari Times of India, Senin (23/2/2026), Chirag Shetty dengan tegas menilai jika perubahan alokasi turnamen yang terjadi di negaranya sangat merugikan pemain.
Chirag Shetty yang merupakan pasangan dari Satwiksairaj Rankireddy itu menyebut jika nantinya sumber mata pencaharian mereka semakin berkurang.
"Turnamen untuk tunas-tunas muda jadi semakin berkurang," kata Chirag Shetty.
"Baru pada Desember lalu, mereka bisa menjalani hampir empat turnamen yang digelar di India."
"Hal itu bisa membantu mereka untuk menghasilkan uang."
"Sekarang, mereka tidak seperti itu mengingat akan ada dua turnamen yang dihapus," tambahnya.
Baca juga: Jadwal German Open 2026 Hari Ini: Tiwi/Fadia Buka Perjuangan Wakil Indonesia, Main Tengah Malam
Tidak hanya Chirag Shetty, keluarga dari pemain India juga turut menyampaikan ketidaksetujuannya.
Ayah dari tunggal putri India, Shreyanshi Valishetty, Ramakrishna tidak sepakat dengan penurunan jumlah turnamen.
Dengan turnamen yang berkurang, maka kesempatan pemain untuk mendulang poin juga berkurang.
"Dengan dihapusnya dua turnamen tersebut, pemain akan semakin sulit mengatrol peringkat mereka."
"Pemain yang baru membutuhkan kesempatan untuk mendulang poin."
"Saat mereka bisa masuk langsung tanpa melewati kualifikasi, mereka bakal dapat sponsor."
"Kalau tidak, mereka akan kesulitan untuk bersaing pada turnamen internasional," kata Ramakrishna.
Adapun untuk faktor penyebab berkurangnya turnamen yang digelar di India tidak diketahui, BWF selaku pihak penyelenggara tidak memberikan penjelasan soal hal itu.
Namun jika berkaca dari pengalaman, turnamen yang digelar di India sering diiringi sejumlah polemik.
Seperti India Open 2026 baru-baru ini, yang mana banyak pemain melontarkan kritik.
India Open 2026 dikritik karena kebersihannya yang kurang, bahkan ada kotoran burung di lapangan.
Selain itu, adanya fasilitas yang kurang memadai menjadi noda turnamen berhadiah 950.000 dolar Amerika Serikat atau setara Rp16,026 miliar tersebut.
Daftar Turnamen BWF World Tour 2027-2030
BWF World Tour Super 1000
China Open
Denmark Open
All England Open
Indonesia Open
Malaysia Open
BWF World Tour Super 750
China Masters
French Open
Hong Kong Open
India Open
Japan Open
BWF World Tour Super 500
Australian Open
German Open
Arctic Open
Indonesia Masters
Kumamoto Japan Masters
Korea Open
Malaysia Masters
Singapore Open
Thailand Open
BWF World Tour Super 300
Canada Open
Taipei Open
Orleans Masters
Hylo Open
Macau Open
Swiss Open
Thailand Masters
US Open
BWF Tour 100
China
Taiwan
India
Indonesia
Malaysia
Belanda
Filipina
Vietnam
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.