Hasil Final German Open 2026: China Resmi Juara Umum Berkat Kemenangan Cheng/Zhang
China resmi jadi juara umum meski final German Open 2026 baru main satu partai, Cheng/Zhang bikin Negeri Tirai Bambu pastikan 3 gelar.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- China resmi juara umum German Open 2026 meski final baru main satu partai
- Kemenangan Cheng/Zhang di final ganda campuran bawa China amankan 3 gelar sementara
- Gelar China masih bisa bertambah lewat sektor ganda putra
TRIBUNNEWS.COM - Hasil final German Open 2026 di sektor ganda campuran resmi menobatkan kontingen China sebagai juara umum, Minggu (1/3/2026).
Keberhasilan ini dipastikan setelah partai final ganda campuran yang mempertemukan pasangan Cheng Xing/Zhang Chi (China) dengan Mads Vestergaard/Christine Busch (Denmark) berakhir untuk kemenangan wakil Negeri Tirai Bambu.
Dalam duel yang berlangsung selama 42 menit, Cheng/Zhang tampil dominan dan menutup laga dengan skor meyakinkan 21-12 dan 21-17.
Kemenangan ini sekaligus memastikan China mengamankan tiga gelar juara di turnamen level Super 300.
Sebab selain dari sektor ganda campuran, dua gelar lainnya sudah berada di tangan China berkat terjadinya perang saudara di nomor ganda putri dan tunggal putri.
Adanya derbi di dua sektor tersebut otomatis mengunci trofi bagi delegasi China bahkan sebelum laga dimulai.
Dengan raihan tiga gelar ini, posisi China sebagai juara umum tidak mungkin lagi tergeser oleh negara lain, termasuk Prancis yang merupakan pesaing terdekat di babak final.
Sekalipun utusan Prancis berhasil menyapu bersih kemenangan di partai sisa, mereka maksimal hanya mampu mengantongi dua gelar, sehingga status supremasi tetap menjadi milik China.
Baca juga: Fakta Hasil Final German Open 2026: China dan Prancis Berebut Status Juara Umum
Duel Sengit di Sektor Ganda Putra
Menariknya, meskipun status juara umum sudah di tangan, koleksi trofi China masih berpeluang bertambah.
Satu wakil tersisa di sektor ganda putra, Chen Bo Yang/Liu Yi, akan mencoba peruntungan mereka untuk menyempurnakan kemenangan tim.
Namun, langkah Chen/Liu diprediksi tidak akan mudah karena lawan yang mereka hadapi tengah berada dalam performa terbaik.
Lawan mereka adalah Julien Maio/William Villeger asal Prancis. Pasangan ini menjadi sorotan utama sepanjang turnamen karena berulang kali menciptakan kejutan besar.
Di babak 16 besar, Julien/William menunjukkan kedigdayaan mereka dengan menumbangkan unggulan pertama asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, melalui permainan dua gim langsung.
Konsistensi pasangan Prancis ini berlanjut di babak perempat final saat mereka memulangkan jagoan Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen, melalui drama rubber game.
Tren positif tersebut terus terjaga hingga semifinal setelah mereka mengandaskan perlawanan Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin.
Baca tanpa iklan