Update Hasil Final Swiss Open 2026: Kekalahan Alwi Farhan Pastikan Indonesia Catatkan Nirgelar
Alwi Farhan hanya bisa finis sebagai runner-up Swiss Open 2026 setelah kalah dari wakil Jepang, Yushi Tanaka, 18-21 dan 12-21.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Alwi Farhan hanya bisa finis sebagai runner-up Swiss Open 2026
- Alwi kalah dari wakil Jepang, Yushi Tanaka, dengan skor akhir 18-21 dan 12-21
- Praktis, Indonesia mencatatkan nirgelar di Swiss Open 2026
- Sebelum Alwi, kekalahan lebih dulu dialami Putri Kusuma Wardani
TRIBUNNEWS.COM - Update hasil final Swiss Open 2026 sektor tunggal putra diwarnai kekalahan wakil Indonesia, Alwi Farhan, Minggu (15/3/2026).
Bertempat di St. Jakobshalle, Swiss, Alwi yang menjadi harapan terakhir Indonesia hanya bisa finis sebagai runner-up Swiss Open 2026 setelah kalah dari wakil Jepang, Yushi Tanaka.
Alwi yang menempati unggulan keenam kalah dari Tanaka dua gim langsung dengan skor akhir 18-21 dan 12-21.
Sebelum Alwi, kekalahan telah lebih dulu dialami tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani.
Putri KW gagal juara Swiss Open 2026 setelah kalah dari wakil Thailand, Supanida Katethong, dengan skor akhir 11-21 dan 15-21.
Dengan kekalahan yang dialami Alwi dan Putri KW, maka dipastikan jika Indonesia mencatatkan nirgelar di Swiss Open 2026.
Baca juga: Hasil Final Swiss Open 2026: Putri KW Runner-up, Catatan Minor Tunggal Putri Indonesia Berlanjut
Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan minor badminton Indonesia di Eropa.
Sebelum Swiss Open 2026, Indonesia juga nirgelar di German Open 2026 dan All England 2026.
Jalannya pertandingan
Alwi memulai serve. Ia tertinggal lebih dulu dari Tanaka setelah gagal melakukan pengamatan.
Alwi membiarkan bola dari Tanaka jatuh di dalam areanya.
Lagi, Alwi tertinggal dua poin beruntun. Kini skor menjadi 0-3 untuk keunggulan Tanaka.
Tunggal putra kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, itu baru bisa pecah telur setelah pukulan Tanaka yang terlalu menyamping ke sisi kanan lapangan.
Setelah kedudukan 1-3, Alwi mulai perlahan bangkit hingga akhirnya mampu berbalik unggul 5-4.
Keunggulan Alwi tidak bertahan lama, Tanaka dengan pertahanan solidnya mampu membalikkan keadaan menjadi 10-11 di jeda gim pertama.
Rasa kepercayaan diri tinggi diperlihatkan Tanaka. Ia terus berteriak setiap berhasil mendapatkan poin.
Baca tanpa iklan