Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Kontroversi Wasit di Final Four Proliga 2026, Pelatih Gresik Phonska Ngamuk Gegara Video Challenge

Pelatih Gresik Phonska Alessandro Lodi marah besar saat kalahkan Popsivo Polwan karena ada kontroversi wasit soal keputusan video challenge.

zoom-in Kontroversi Wasit di Final Four Proliga 2026, Pelatih Gresik Phonska Ngamuk Gegara Video Challenge
Web resmi Proliga
BERSELEBRASI - Para pemain Gresik Phonska Plus Indonesia berselebrasi setelah mencetak poin pada pertandingan Final Four Proliga 2026 melawan Jakarta Popsivo Polwan di GOR Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/4) malam WIB. Gresik Phonska menang 3-0. 

Ringkasan Berita:
  • Kontroversi Ariyanto Murdito wasit pertandingan Gresik Phonska Plus Indonesia melawan Jakarta Popsivo Polwan pada Final Four Proliga 2026
  • Ariyanto Murdito salah dalam pengambilan keputusan hasil video challenge
  • Imbas dari kontroversi ini membuat pelatih Gresik Phonska Alessandro Lodi marah besar

TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan Gresik Phonska Plus Indonesia (GPP1) atas Jakarta Popsivo Polwan (JPP) diwarnai keputusan kontroversi wasit utama pada Final Four Proliga 2026.

Gresik Phonska Plus Indonesia mengawali perjuangan mereka di Final Four dengan sangat baik.

Tim voli asal Jawa Timur ini sukses menumbangkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0 (25-23, 25-12, 25-23) di GOR Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/4) malam WIB.

Kemenangan ini krusial bagi Gresik Phonska, sebab mengantarkan skuad asuhan Alessandro Lodi naik ke puncak klasemen Final Four sementara.

GPPI membukukan tiga poin, menggeser Jakarta Electric PLN dengan raihan satu angka, meski sama-sama mengemas satu kemenangan di empat besar.

Lain cerita dengan Popsivo Polwan. Finalis Proliga 2025 tersebut harus menerima kenyataan tercecer sebagai juru kunci klasemen, sekaligus menjadi satu-satunya tim di sektor putri tanpa poin di Final Four.

Rekomendasi Untuk Anda

Sorotan pada laga ini tertuju kepada wasit pertama pemimpin pertandingan, yakni Ariyanto Murdito.

Dia salah dalam mengambil keputusan, yang berujung marah besar dari pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi.

Momen itu terjadi pada set ketiga saat papan skor menunjukkan kedudukan 24-22 untuk keunggulan Gresik Phonska. 

Situasinya Gresik Phonska melakukan received dari servis pemain Jakarta Popsivo Polwan. Serangan pun dilepaskan dari posisi empat ke empat.

Namun smes di-call keluar dan tidak menyasar area lapangan pertandingan.

Keputusan wasit Ariyanto Murdito memancing reaksi keras dari Alessandro Lodi.

Pelatih asal Italia ini kemudian memutuskan untuk mengambil jatah challenge untuk meyakinkan apakah bola hasil spike benar kaluar atau masih menyentuh area lapangan pertandingan.

Baca juga: Hasil Klasemen Final Four Proliga 2026: Tim Megawati Melorot Efek Gresik Phonska Kudeta Electric PLN

Kontroversi Wasit Dimulai

Seperti biasa, challenge membutuhkan waktu untuk pengambilan angle video yang diinginkan Alessandro Lodi. Beberapa saat, challenge menampilkan hasilnya.

Namun di sinilah kontroversi dimulai. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas