Jadwal Badminton Dunia Bulan Ini: Thomas Cup dan Uber Cup Menanti Wakil Indonesia
Turnamen Thomas dan Uber Cup akan menjadi ajang bergengsi yang diikuti Indonesia dan akan digelar akhir bulan April hingga awal Mei mendatang.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- Pebulu tangkis Indonesia bersiap tampil di ajang Thomas Cup dan Uber Cup yang akan digelar pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
- Skuad Thomas Cup Indonesia berisikan perpaduan pemain junior dan senior.
- Sedangkan tim Uber Cup mengandalkan para pemain muda.
TRIBUNNEWS.COM - Setelah menyelesaikan agenda Kejuaraan Badminton Asia, para pebulu tangkis Indonesia akan langsung mengalihkan fokus ke turnamen yang tak kalah bergengsi.
Wakil Indonesia gantian akan tampil di ajang Thomas Cup dan Uber Cup yang digelar tak lama lagi.
Tepatnya, ajang Thomas Cup dan Uber Cup tahun ini akan dilaksanakan pada 24 April hingga 3 Mei di Horsens, Denmark.
Indonesia sudah mengumumkan skuad yang akan ditampilkan di dua turnamen bergengsi tersebut.
Untuk penampilan di Thomas Cup 2026, Indonesia bisa dibilang menurunkan campuran pemain muda dan senior.
Baca juga: 2 Fakta di Balik Absennya Viktor Axelsen dalam Skuad Denmark di Thomas Cup 2026
Pemain senior seperti Jonatan Christie, Anthony Ginting, hingga duo Sabar Karyaman/Reza Pahlevi diharapkan bisa menjadi panutan para juniornya.
Di dalam skuad itu juga ada pemain muda seperti Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan pemain ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Perpaduan skuad senior dan junior ini diharapkan bisa menjaga peluang Indonesia untuk setidaknya melangkah hingga final.
Pasalnya dalam tiga edisi terakhir, Merah Putih selalu bisa setidaknya tampil di babak akhir tersebut.
Sayangnya hanya pada tahun 2020 saja Indonesia bisa menjadi yang terbaik.
Sedangkan di edisi tahun 2022 dan 2024, Indonesia harus puas menjadi runner up.
India dan China bergantian mengalahkan wakil Indonesia yang diturunkan di final.
Cerita lebih menyayat sebenarnya datang dari tim Uber Cup 2026.
Para srikandhi yang dikirim tiap dua tahun sekali ini selalu punya tema yang sama.
Mereka diharapkan bisa mengakhiri puasa gelar juara di ajang ini yang terjadi sejak 1996 silam.
Baca tanpa iklan