Indonesia Permudah Akses Atlet Asing Lewat Layanan Imigrasi Khusus
Kebutuhan akan layanan tersebut semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah atlet asing yang bermain di berbagai kompetisi di Indonesia.
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Pembentukan tim khusus ini juga diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai event olahraga internasional yang semakin sering digelar di Indonesia, seperti MotoGP Mandalika hingga sejumlah turnamen olahraga lainnya.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi, menilai kebijakan ini akan sangat membantu penyelenggaraan event internasional, khususnya di cabang bola basket.
Indonesia sendiri telah dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah ajang basket internasional, di antaranya FIBA U16 Women’s Asia Cup 2027, FIBA U17 Women’s World Cup 2028, FIBA U18 Asia Cup 2028, dan FIBA U19 World Cup 2029.
“Kita lihat sendiri, luar biasa sekali dukungan dari Pak Dirjen Imigrasi terhadap basket. Selama ini belum pernah ada dukungan sebesar ini, bahkan sampai beliau datang langsung untuk menonton,” ujar Nirmala.
“Jadi, tidak ada keraguan dari kami terhadap dukungan dari Pak Dirjen, dari kementerian, maupun dari teman-teman yang lain. Hal ini tentu mempermudah kami dalam melaksanakan event-event olahraga, khususnya di bidang basket,” pungkasnya.
Baca tanpa iklan