Fajar Alfian Sampai Nangis, Indonesia Perdana Gagal Lolos Perempat Final Thomas Cup
Isak tangis Fajar Alfian mewarnai kegagalan Indonesia ke perempat final Thomas Cup 2026 setelah kalah dari Prancis, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Drajat Sugiri
Setelahnya, Thomas Cup berlanjut ke edisi 1952 dan 1955, lagi-lagi Indonesia masih belum ikut.
Indonesia pertama kali tampil di Thomas Cup 1958 dan langsung mengukuhkan namanya sebagai juara.
Sejak saat itu, Indonesia tidak pernah absen ikut Thomas Cup dan selalu bisa menembus babak perempat final.
Bahkan Indonesia sampai saat ini masih menjadi negara paling sering juara Thomas Cup yakni dengan koleksi 14 trofi.
Sejarah kelam tercipta hari ini. Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaannya di Thomas Cup, Indonesia gagal lolos ke babak perempat final.
Dengan gagal lolos ke babak perempat final Thomas Cup 2026, maka target final yang sebelumnya dicanangkan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ambyar.
Kegagalan skuad Merah Putih di Thomas Cup 2026 jelas menjadi alarm berbahaya yang tentu harus segera dievaluasi.
Evaluasi total harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemain, pelatih, hingga jajaran pengurus PBSI.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan