Semifinal Uber Cup 2026 Penuh Aroma Dendam, Kembalinya An Se-young Ancam Indonesia
Semifinal Uber Cup 2026 penuh nuansa balas dendam, Indonesia perlu mewaspadai kekuatan penuh Korea Selatan termasuk hadirnya An Se-young.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Babak semifinal Uber Cup 2026 dipenuhi nuansa balas dendam karena kembali mempertemukan tim-tim yang sama seperti edisi sebelumnya
- China akan kembali menghadapi Jepang, sementara Indonesia bertemu Korea Selatan
- Indonesia perlu waspada karena Korea Selatan datang dengan kekuatan penuh, termasuk hadirnya An Se-young sebagai andalan di sektor tunggal
TRIBUNNEWS.COM - Babak semifinal kejuaraan badminton beregu putri Uber Cup 2026 penuh dengan aroma dendam.
Semifinal Uber Cup 2026 merupakan laga ulangan edisi sebelumnya.
China kembali berhadapan dengan Jepang, sedangkan Indonesia lagi-lagi ketemu Korea Selatan.
Pada edisi sebelumnya, China dan Indonesia keluar sebagai pemenangnya yang membuat mereka lolos ke babak final Uber Cup 2024 yang saat itu digelar di Chengdu, China.
Kala itu China menundukkan Jepang 3-0, kemudian Indonesia menggulung Korea Selatan 3-2.
Hasil akhirnya, China keluar sebagai juara Uber Cup 2024 setelah mengalahkan Indonesia 3-0.
Itulah mengapa laga semifinal Uber Cup 2026 penuh aroma dendam. Jepang dan Korea Selatan pastinya berambisi untuk berbalik meraih kemenangan demi tiket final.
Adapun untuk jadwalnya, semifinal Uber Cup 2026 bakal dihelat di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026) besok.
Baca juga: Jadwal Semifinal Uber Cup 2026: Duel Ulangan Indonesia vs Korea Selatan, China Tantang Jepang
Kembalinya An Se-young Ancam Indonesia
Sorotan tertuju kepada tim beregu putri Indonesia yang menjadi harapan terakhir masyarakat Tanah Air.
Karena di sisi lain, tim beregu putra Indonesia sudah kandas duluan. Fajar Alfian cs terhenti di fase grup Thomas Cup 2026.
Kini, harapan berada di pundak Putri Kusuma Wardani dkk yang akan bertarung melawan Korea Selatan di semifinal Uber Cup 2026.
Indonesia patut mewaspadai misi balas dendam Korea Selatan. Apalagi saat ini, An Se-young yang menjadi andalan mereka di nomor tunggal siap main.
Mengingat pada semifinal Uber Cup 2024 lalu, kemenangan Indonesia tidak lepas dari absennya An Se-young.
Saat itu peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu absen lantaran kondisi fisiknya yang drop.
Absennya An Se-young kemudian berhasil dimanfaatkan Indonesia yang akhirnya mampu ke final Uber Cup setelah terakhir kali mereka capai pada edisi 2008.
Baca tanpa iklan