Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Senada dengan Keluhan Fabio Quartararo, Yamaha Bingung karena Masih Meraba Mesin Baru

Curhatan bos Yamaha senada dengan keluhan Fabio Quartarararo yang pernah menyebut bahwa timnya bingung karena masih meraba mesin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Massimo Meregalli mengakui pengembangan mesin V4 Yamaha di musim 2026 jauh lebih rumit dan lambat dari ekspektasi awal tim
  • Pengakuan bos Yamaha senada dengan keluhan Fabio Quartararo yang menyebut timnya bingung soal mesin
  • Tim tetap optimis bahwa progres pengembangan akan menunjukkan hasil nyata yang lebih kompetitif pada paruh kedua musim balap

TRIBUNNEWS.COM - Keputusan radikal Yamaha untuk menanggalkan mesin inline-four dan beralih ke konfigurasi V4 pada musim 2026 ternyata menjadi tantangan yang berat dari yang dibayangkan.

Bos tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, secara terbuka mengakui bahwa proses transisi ini tidak berjalan semulus rencana awal.

Memasuki seri-seri awal musim 2026, pabrikan asal Iwata ini tampak masih meraba-raba kekuatan mesin baru mereka.

Harapan untuk langsung mengejar ketertinggalan dari pabrikan Eropa yang sudah lama menggunakan basis V4 harus ditampar fakta pilu.

Seolah, hal ini selaras dengan apa yang sudah digaungkan pembalap andalannya, Fabio Quartararo yang menyatakan bahwa Yamaha seperti bingung memperbaiki motornya.

lihat fotoQUARTARARO - Pebalap Yamaha Monster Energy Team Fabio Quartararo berbicara kepada media setelah latihan bebas kedua untuk Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit Sachsenring, pada 16 Juni 2023. (Foto Arsip Juni 2023). Ronny Hartmann / AFP
QUARTARARO - Pebalap Yamaha Monster Energy Team Fabio Quartararo berbicara kepada media setelah latihan bebas kedua untuk Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit Sachsenring, pada 16 Juni 2023. (Foto Arsip Juni 2023). Ronny Hartmann / AFP

Realita Pahit dari Rencana Yamaha

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada musim lalu, performa Yamaha merosot tajam.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam empat putaran pembuka, tim berlogo garpu tala ini hanya mampu mengais 14 poin.

Angka ini jomplang drastis dibandingkan pencapaian musim 2025 yang sukses mengemas 42 poin pada tahap yang sama.

Puncaknya terjadi di GP Spanyol. Di sirkuit Jerez, Fabio Quartararo harus puas finis dengan selisih waktu mencapai 30 detik dari sang pemenang.

Baca juga: Progres Kecil Yamaha Bikin Quartararo Bingung, El Diablo Tatap Getir Balapan Kandang

Hasil minor ini memicu ledakan rasa frustrasi dari sang juara dunia 2021 tersebut, yang merasa progres pengembangan V4 berjalan di tempat.

Rentetan hasil buruk ini pula yang disinyalir menjadi faktor kuat di balik keputusan mengejutkan Quartararo untuk hengkang ke Honda musim depan.

Meski begitu, rumornya Yamaha telah mengamankan tanda tangan Jorge Martin dan Ai Ogura untuk tahun 2027.

Pengakuan Jujur Bos Yamaha

Berbicara di sela-sela tes resmi di Jerez pada hari Senin setelah balapan, Massimo Meregalli tidak menampik adanya hambatan teknis yang tak terduga.

Ia mengakui bahwa ada sedikit miskalkulasi mengenai tingkat kesulitan dalam membangun mesin V4 dari nol di tengah persaingan yang kian ketat.

"Tentu saja, kami sadar sejak awal bahwa ini tidak akan berjalan mudah," ujar Meregalli melansir Crash.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas