Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

MotoGP 2026 - Bak Kacang Lupa Kulitnya, Fabio Quartararo Utang Permintaan Maaf ke Yamaha

Bos Pramac Prima, Paolo Campinotti menilai Fabio Quartararo terlalu arogan dan banyak bicara, sekaligus buat dirinya miliki utang maaf kepada Yamaha.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Sikap Fabio Quartararo yang terlalu banyak omong mengkritik Yamaha membuat bos Pramac Prima Racing Paolo Campinoti jengah
  • Fabio Quartararo dinilai tidak tahu berterima kasih dan terlalu arogan
  • Fabio Quartararo bak kacang lupa kulitnya karena meninggalkan Yamaha dalam situasi kesulitan

TRIBUNNEWS.COM - Bos Pramac Prima Racing, Paolo Campinotti memberikan teguran keras terhadap Fabio Quartararo yang dinilainya terlalu arogansi.

Dalam sudut pandang Paolo Campinotti, Fabio Quartararo tak ubahnya pepatah "kacang yang lupa kulitnya". 

Pengibaratan orang nomor satu di garasi Pramac Prima Racing ini mengarah kepada sikap tidak profesionalitas Quartararo ke Yamaha.

Pembalap asal Nice, Prancis ini terlalu 'merajalela' dalam mengkritik Monster Energy Yamaha sebagai timnya. Bahkan dalam beberapa kesempatan, lontaran perkataan pembalap berjuluk El Diablo itu sudah keterlaluan.

Pembalap Yamaha Fabio Quartararo (kiri) bersama Chief Yamaha Territory IV Larry Asnan(kanan), saat acara Meet the Hero Fabio Quartararo, di Mataram, Rabu (25/9/2024).
Pembalap Yamaha Fabio Quartararo (kiri) bersama Chief Yamaha Territory IV Larry Asnan(kanan), saat acara Meet the Hero Fabio Quartararo, di Mataram, Rabu (25/9/2024). (Dokumentasi TribunLombok)

Terlebih lagi, MotoGP 2026 menjadi tahun kebersamaan terakhirnya dengan Yamaha.

Kabar yang beredar, Fabio Quartararo yang merupakan juara dunia MotoGP 2021 sudah menemui kesepakatan untuk menyeberang ke Honda Racing Corporation (HRC) yang notabene-nya rival Yamaha, pada MotoGP 2027.

Rekomendasi Untuk Anda

Meminjam istilah jawa "kencana katon wingka", apapun yang dilakukan Yamaha dalam penilaian Fabio Quartararo selalu salah. 

Permintaannya untuk menambah top speed, tak bisa dipenuhi oleh pabrikan berlogo garpu tala tersebut. Sehingga, kekecewaan yang menumpuk membuat Quartararo terus mengumbar kritik melemahkan kepercayaan diri Yamaha.

"Dia sangat kritis saat ini, dan ketika seorang pembalap mendekati proyek dengan sikap seperti ini, sulit untuk melihat sisi positifnya. Baginya, semuanya negatif saat ini," nilai Campinotti, dikutip dari laman Paddock-GP.

"Lihat? saya merasa dia balapan untuk dirinya sendiri, bukan untuk tim," vonis menyakitkan bos Pramac Prima Racing kepada pembalap pabrikan Yamaha.

Utang Permintaan Maaf

Sikap arogansi Fabio Quartararo, dalam kacamata Campinotti, tidak seharusnya dilontarkan secara masif kepada Yamaha.

Apalagi, pabrikan asal Jepang itu berperan besar dalam karier Quartararo di kelas para raja. Menandai debutnya di kelas premier bersama Yamaha Petronas SRT, Quartararo kemudian ditarik ke tim pabrikan.

Bersama Monster Energy Yamaha, Quartararo akhirnya berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2021. 

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2026: Bezzecchi Cuma Sejengkal Memimpin, Aprilia Makin Dominan

"Yamaha memperkenalkannya ke MotoGP dan membantunya memenangkan kejuaraan dunia. Rasa syukur selalu sangat penting dalam hidup. Tidak bersyukur bukanlah hal yang baik," kata Campinotti memberikan petuah.

"Kritis sebagai pembalap merupakan sebuah keharusan. Karena mereka adalah pembalap pabrikan, dan feed backnya sangat penting dalam pengembangan motor."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas