Update Hasil Malaysia Masters 2026: Getir Ubed Kalah dari Christo Popov, Indonesia Pastikan Nirgelar
Indonesia dipastikan tanpa wakil di semifinal Malaysia Masters 2026 setelah Ubed dan Jojo tersingkir di perempat final, Jumat (22/5/2026).
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Indonesia dipastikan tanpa wakil di semifinal Malaysia Masters 2026 setelah Mohammad Zaki Ubaidillah (Ubed) dan Jonatan Christie (Jojo) tersingkir di perempat final, Jumat (22/5/2026)
- Ubed kalah dari Christo Popov 21-23, 19-21, sementara Jojo takluk dari Hu Zhe An 21-14, 13-21, 16-21
- Hasil tersebut memperpanjang catatan nirgelar Indonesia di Malaysia Masters sejak 2022
TRIBUNNEWS.COM - Update hasil Malaysia Masters 2026 babak perempat final sektor tunggal putra diwarnai kekalahan yang dialami wakil Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, Jumat (22/5/2026).
Bertempat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Mohammad Zaki Ubaidillah atau akrab disapa Ubed kalah dari wakil Prancis selaku unggulan ketiga, Christo Popov.
Melakoni duel buta melawan Christo Popov, Ubed menyerah dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 19-21.
Kekalahan Ubed membuat wakil Indonesia tidak ada yang melaju ke babak semifinal Malaysia Masters 2026.
Karena di pertandingan sebelumnya, Jonatan Christie yang berstatus unggulan keempat secara mengejutkan kalah dari pemain muda China, Hu Zhe An.
Jonatan Christie atau yang kerap dipanggil Jojo kandas di tangan Hu Zhe An dengan skor 21-14, 13-21, 16-21.
Catatan nirgelar Indonesia di Malaysia Masters berlanjut.
Wakil Indonesia terakhir yang juara Malaysia Masters adalah Chico Aura Dwi Wardoyo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang merupakan kampiun edisi 2022 silam.
Baca juga: Hasil Malaysia Masters 2026: Jojo Kandas di Tangan Tunggal Muda China, Asa Indonesia Tersisa Ubed
Jalannya Pertandingan
Di awal gim pertama, Ubed harus tertinggal dua poin lebih dulu dari Christo Popov.
Meski sempat berada dalam tekanan, Ubed perlahan mulai menemukan ritme permainan dan berhasil mengejar ketertinggalan hingga membuat skor imbang 2-2.
Setelah itu, pertandingan berjalan sengit. Kedua pemain saling bergantian mencetak poin dan tidak ada yang mampu unggul jauh.
Ubed mulai tampil lebih percaya diri. Serangan yang ia bangun semakin efektif, pertahanannya juga terlihat lebih solid.
Ubed berhasil membalikkan keadaan. Permainan cepat yang ia peragakan membuat Christo Popov beberapa kali kesulitan mengembangkan permainan.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Ubed untuk terus menambah poin. Ia pun unggul 11-10 di jeda gim pertama.
Selepas jeda, Christo Popov tampil jauh lebih agresif dan mulai memberikan tekanan secara konsisten.