Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Hasil Semifinal Singapore Open 2026: Alwi Farhan Ambyar, Dihajar Alex Lanier 2 Gim Langsung

Alwi Farhan tak berkutik ketika berhadapan dengan Alex Lanier, tiket final Singapore Open 2026 utusan Indonesia auto melayang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Hasil Semifinal Singapore Open 2026: Alwi Farhan Ambyar, Dihajar Alex Lanier 2 Gim Langsung
Tribunnews.com/Dok: PBSI
JALANI DEBUT - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mencatat debut manis di All England Open Badminton Championships 2026 setelah menyingkirkan wakil India, Ayush Shetty, pada babak 32 besar melalui pertarungan tiga gim sebelum menang dengan skor 19-21, 21-9, 21-17 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Rabu (4/3/2026). Hasil semifinal Singapore Open 2026. Tribunnews.com/Dok: PBSI 
Ringkasan Berita:
  • Alwi Farhan gagal melangkah ke final Singapore Open 2026 setelah ditumbangkan oleh Alex Lanier
  • Sejak awal pertandingan, Alwi kesulitan mengembangkan pola permainan terbaiknya cenderung pasif
  • Penurunan akurasi pukulan serta dominasi mutlak Lanier membuat langkah wakil Indonesia ini terhenti

TRIBUNNEWS.COM - Hasil semifinal Singapore Open 2026 menempatkan Alex Lanier (Prancis) sebagai pemenang saat berhadapan dengan wakil Indonesia, Alwi Farhan, Sabtu (30/5/2026).

Langkah impresif pebulu tangkis muda andalan Merah Putih ini resmi dihentikan oleh rivalnya di BWF World Junior Championships 2023, Alex Lanier, dalam babak semifinal super 750.

Berlaga di Singapore Indoor Stadium, Alwi Farhan dibuat tidak berkutik oleh performa impresif yang ditunjukkan oleh Lanier.

Sepanjang pertandingan, Alwi terlihat kesulitan untuk keluar dari tekanan. Ia harus mengakui keunggulan Lanier secara dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 11-21.

Ulasan Permainan

Indikasi kesulitan Alwi sudah terbaca sejak awal gim pertama dimulai.

Pemain kelahiran Solo tersebut tidak langsung menunjukkan inisiatif serangan yang masif kepada Alex Lanier.

Alwi cenderung bermain pasif dan menunggu momentum serangan dari rivalnya tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Strategi ini menjadi bumerang, karena kesalahan penempatan bola yang acapkali berujung menjadi sedekah poin bagi Lanier.

Alwi pun hanyut dalam kendali pola permainan taktis yang diterapkan oleh Lanier.

Baca juga: Kejutan Hasil Semifinal Singapore Open 2026: Kim/Seo Terkapar, Rekor Unbeaten Terhenti

Akibatnya, ia harus tertinggal cukup jauh pada awal laga dengan skor 4-8.

Alwi sempat menunjukkan secercah harapan ketika berhasil mengubah ritme  dan mengikis jarak ketertinggalan menjadi 7-9.

Namun, Lanier tampil sangat solid.

Pengembalian bola dari wakil Prancis itu membuatnya tetap menjaga keunggulan hingga interval gim pertama ditutup dengan skor 8-11 untuk ketertinggalan Alwi.

Selepas jeda interval, situasi tidak banyak berubah bagi wakil Indonesia.

Alwi masih kesulitan menemukan celah di lini pertahanan Lanier untuk membalikkan kedudukan.

Alwi kian frustrasi karena jarak poin justru semakin melebar hingga menyentuh angka 12-17.

Akibat ketidakmampuan mengikis gap angka di poin-poin kritis, Alwi akhirnya menyerah dengan skor 14-21 di gim pertama.

lihat fotoMELAJU -  Tunggal putra Indoensia, Alwi Farhan sukses melangkah ke babak 16 besar BAC 2026 usai menundukkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dalam duel tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, 21-18, Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, China, Rabu (8/4/2026).
MELAJU -  Tunggal putra Indoensia, Alwi Farhan sukses melangkah ke babak 16 besar BAC 2026 usai menundukkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dalam duel tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, 21-18, Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, China, Rabu (8/4/2026).

Memasuki gim kedua, berharap ada perubahan strategi yang signifikan dari Alwi Farhan.

Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Belum ada perubahan berarti dari cara bermain Alwi yang tetap berada di bawah dikte Alex Lanier.

Skema serangan yang dibangun Alwi, baik melalui pukulan smes silang, kerapatan defense, hingga permainan adu netting, gagal dikonversikan secara taktis menjadi poin.

Faktor nonteknis juga memperparah kondisi Alwi. Akurasinya menurun drastis, sehingga banyak bola yang keluar dari garis lapangan dan menguntungkan lawan.

Di sisi lain, Alex Lanier menunjukkan kelasnya dengan sangat mendominasi.

Lanier melesat bak tanpa hambatan dan mengunci keunggulan sangat telak, 1-11, pada interval gim kedua.

Pasca-jeda, Alwi mencoba bangkit dan sempat memanen beberapa angka hingga skor berubah menjadi 5-15.

Kendati demikian, momentum kebangkitan itu terlambat.

Lanier yang sudah berada di atas angin tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Alwi untuk mengembangkan permainan.

Tampil kian melempem di sisa laga, Alwi akhirnya menyudahi perlawanan dengan kekalahan 11-21 di gim kedua, sekaligus merelakan tiket final Singapore Open 2026.

(Tribunnews.com/Niken)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas