Menpora Erick Bicara Persiapan dan Target Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
Menpora Erick tegaskan persiapan kontingen Indonesia di Asian Games 2026, target realistis empat emas tetap diupayakan.
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Glery Lazuardi
Penyelenggaraan ini menjadi momen bersejarah bagi Jepang karena Nagoya akan menjadi kota ketiga di negara tersebut yang menjadi tuan rumah Asian Games setelah Tokyo pada 1958 dan Hiroshima pada 1994.
Baca juga: Empat Bulan Jelang Asian Games 2026, Petinju Pangeran Februzio Matangkan Persiapan di JBL
Nagoya Terpilih sebagai Tuan Rumah
Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia secara resmi memilih Nagoya sebagai tuan rumah Asian Games 2026 dalam sidang umum tahunan yang digelar di Da Nang pada 25 September 2016.
Pemilihan tersebut sempat menghadapi kendala akibat perbedaan pandangan mengenai pembiayaan antara Pemerintah Prefektur Aichi dan Pemerintah Kota Nagoya. Namun, persoalan tersebut berhasil diselesaikan sehingga proses penunjukan dapat berjalan lancar.
OCA bahkan mempercepat proses pemilihan tuan rumah yang semula dijadwalkan pada 2018 karena padatnya kalender olahraga internasional di kawasan Asia.
Anggaran Mencapai Rp9 Triliun
Pemerintah Prefektur Aichi memperkirakan biaya penyelenggaraan Asian Games 2026 mencapai sekitar 85 miliar yen atau setara lebih dari Rp9 triliun.
Sebanyak 30 persen biaya diharapkan berasal dari sponsor dan pendapatan komersial lainnya. Sementara sisanya akan ditanggung bersama oleh Kota Nagoya dan Pemerintah Prefektur Aichi dengan skema pembagian 70:30.
Gunakan Fasilitas yang Sudah Ada
Berbeda dengan banyak ajang olahraga besar yang membangun banyak venue baru, Asian Games 2026 lebih mengutamakan penggunaan fasilitas olahraga yang telah tersedia.
Stadion Paloma Mizuho akan menjadi pusat penyelenggaraan dengan menggelar upacara pembukaan, upacara penutupan, serta cabang olahraga atletik.
Sementara itu, Nagoya Civic General Gymnasium akan menjadi lokasi pertandingan renang, loncat indah, dan senam.
Beberapa venue utama lainnya meliputi:
Toyota Stadium untuk pertandingan sepak bola.
Nagoya Dome untuk cabang bisbol.
Izu Velodrome untuk balap sepeda trek.
Aichi Sky Expo untuk anggar.
Sky Hall Toyota untuk tenis meja.