Kejutan Hasil Polytron Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Menang, Baek/Lee Ditekuk Lewat 3 Gim
Tiwi/Fadia gacor mode Kejuaraan Asia di Polyrton Indonesia Open 2026, pasangan unggulan Korea ditekuk lewat duel hingga3 gim.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Amallia Pratiwi/Siti Fadia Silva ke babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan unggulan Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee
- Kemenangan ini sekaligus mengulangi pencapaian positif mereka pada Kejuaraan Asia 2026 lalu
- Kendati sukses meraih hasil manis, sektor ganda putri Indonesia tetap memerlukan evaluasi terkait aspek konsistensi permainan
TRIBUNNEWS.COM - Sektor ganda putri Indonesia sukses menghadirkan kejutan besar pada babak 32 besar turnamen Polytron Indonesia Open 2026, Rabu (3/6/2026).
Pasangan Amallia Pratiwi/Siti Fadia Silva, berhasil membukukan kemenangan mengesankan atas unggulan ganda putri asal Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee.
Melalui duel melelahkan sepanjang 68 menit, Tiwi/Fadia memaksa sang unggulan angkat koper lebih cepat setelah bertarung ketat hingga tiga gim dengan skor akhir 21-13, 17-21, dan 21-14.
Hasil manis ini sekaligus memperbaiki rekor pertemuan atau head-to-head kedua pasangan menjadi 2-1 untuk keunggulan Indonesia.
Magis dari Kejuaraan Asia ke Panggung Super 1000
Alur pertandingan yang tersaji di lapangan sejatinya menjadi pembuktian bahwa Tiwi/Fadia memiliki kapasitas bersaing di level elite global.
Mode permainan taktis dan rapi mereka seolah mengulang memori indah saat mereka berhasil menumbangkan lawan yang sama pada Kejuaraan Asia 2026 beberapa waktu lalu.
Saat itu, mereka sukses melakukan revans. Kini, di level BWF World Tour Super 1000, kedigdayaan tersebut berhasil mereka pertahankan.
Ulasan Jalannya Laga
Pada gim pertama, Tiwi/Fadia langsung tancap gas. Meski sempat kecolongan beberapa angka di awal laga, mereka mampu bermain bersih, taktis, dan minim melakukan kesalahan sendiri.
Begitu kendali permainan berhasil direbut, konsistensi tersebut dijaga dengan sangat baik hingga menutup gim pertama dengan keunggulan telak 21-13.
Petaka mulai mengintai pada gim kedua ketika Baek/Lee menemukan formula yang tepat untuk keluar dari tekanan.
Pasangan Korea Selatan tersebut mengubah ritme menjadi lebih lambat dan rapat, sebuah perubahan taktik yang sayangnya lambat diantisipasi oleh kubu Indonesia.
Tiwi/Fadia sejatinya sempat memberikan respons positif dan menyamakan kedudukan menjadi 16-16.
Baca juga: Rapor Merah Rian/Rahmat: Tersisih Cepat di Polytron Indonesia Open 2026, Alarm Olimpiade LA Menyala
Namun, kurangnya ketenangan di poin-poin kritis, mereka harus merelakan gim kedua lepas dengan skor 17-21.
Beruntung, mentalitas bertanding Tiwi/Fadia kembali pulih pada gim penentu. Sempat tertinggal 5-9 akibat tekanan beruntun, mereka perlahan bangkit.
Lewat variasi serangan yang berani, mereka memberondong poin demi poin untuk membalikkan kedudukan menjadi 10-9 pada interval.