Tak Ada Ampun Bagi Jannik Sinner, Kondisinya Tak Seharusnya Drop di Roland Garros
Kondisi Jannik Sinner saat bertanding di Roland Garros lagi-lagi mendapatkan sorotan tajam, kali ini dari mantan petenis terbaik dunia, Andre Agassi.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Dwi Setiawan
Agassi benar-benar tak habis pikir dengan hal tersebut dan masih mencoba mencari jawaban yang tepat.
"Saya tahu batas kemampuan saya ketika masih bermain. Saya bisa bermain 5 jam, tetapi kondisi saya tak akan sama ketika laga sudah berada di kisaran 3-4 jam," kata Agassi dikutip dari TNT.
"Saya tahu dia (Sinner) bisa bermain selama 5 jam lebih, dia sudah membuktikan itu."
"Saya tahu dia adalah pemain terbaik di planet ini sekarang."
"Namun saya juga tahu semestinya tidak ada alasan baginya untuk menyerah ketika pertandingan baru berlangsung 1 jam 45 menit (melawan Cerundolo)," kata Agassi.
Untuk saat ini, Sinner masih fokus memulihkan kondisi setelah gugur di Roland Garros.
Ketiadaan Sinner di babak akhir membuat persaingan memperebutkan trofi turnamen Grand Slam tanah liat ini semakin terbuka.
Tinggal Alexander Zverev saja yang menjadi unggulan teratas tersisa di ajang ini.
Zverev akan berhadapan dengan pemain unggulan 26, Jakub Mensik.
Sedangkan di bracket semifinal lainnya, ada dua petenis Italia lain yang akan saling beradu.
Matteo Arnaldi bakal beradu dengan Flavio Cobolli yang berstatus sebagai pemain unggulan kesepuluh.
Ini menjadi peluang yang baik bagi Alexander Zverev menyudahi paceklik gelar Grand Slam yang terjadi sejak terakhir kali dirinya memenangi Wimbledon 2025 lalu.
Setelah itu, ia hanya bisa menjadi posisi ketiga saat mengikuti US Open di tahun yang sama.
Sedangkan pada ajang Australian Open di awal tahun ini, Zverev gugur di babak semifinal.
Ia juga sekaligus berpeluang menjadi juara untuk pertama kalinya jika memenangi Roland Garros edisi tahun ini.
(Tribunnews.com/Guruh)