MotoGP 2026 - Ducati Menolak Tekan Marc Marquez yang Masih Kelelahan
Ducati tak akan memaksa Marc Marquez untuk segera kompetitif di perebutan juara dunia MotoGP 2026, melainkan fokus pulihkan kondisi.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Manajer Ducati Lenovo Team tak memaksakan Marc Marquez untuk segera memikirkan persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026
- Pemulihan kondisi fisik Marc Marquez menjadi fokus utama Ducati sebagai target jangka pendek
- Dalam sejarah kejuaraan dunia MotoGP, pembalap yang melakukan comeback terbesar untuk menjadi juara dunia dilakukan Pecco Bagnaia
TRIBUNNEWS.COM - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menegaskan timnya belum memikirkan peluang Marc Marquez melakukan comeback spektakuler dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
Fokus utama Ducati saat ini adalah memastikan sang pembalap kembali ke kondisi fisik terbaik setelah mengalami cedera bahu.
Pernyataan tersebut muncul setelah Marquez tampil luar biasa pada MotoGP Hungaria 2026. Meski masih dibayangi cedera, juara dunia delapan kali itu mampu tampil dominan dan mendongkrak posisinya ke peringkat kelima klasemen sementara.
Dengan 14 seri tersisa musim ini, Marquez kini terpaut 72 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi.
Selisih tersebut membuat banyak pihak mulai membandingkan situasinya dengan Francesco 'Pecco' Bagnaia pada musim 2022.
Saat itu, Bagnaia sempat tertinggal hingga 91 poin dari Fabio Quartararo di pertengahan musim.
Namun pembalap Italia tersebut berhasil bangkit pada paruh kedua kompetisi dan akhirnya merebut gelar dunia dengan keunggulan 17 poin atas rivalnya itu.
Meski skenario serupa dinilai masih mungkin terjadi, Tardozzi memilih untuk tidak terburu-buru membahas peluang Marquez dalam perburuan gelar.
"Kita memikirkannya nanti. Untuk sekarang, sekali lagi, kami ingin dia kembali ke jalur yang benar karena Marc kelelahan. Dia masih memiliki beberapa kendala. Jadi yang terpenting adalah mengembalikannya ke kondisi fisik yang prima," ujar Tardozzi seperti dikutip dari laman GPOne.
Davide Tardozzi melanjutkan, kondisi fisik Marquez menjadi faktor utama yang harus dibenahi sebelum Ducati mulai menghitung peluang dalam persaingan gelar juara dunia.
Meski demikian, Tardozzi tetap menyiratkan keyakinannya terhadap kemampuan Marquez.
Ia menilai pembalap asal Spanyol itu masih menjadi salah satu sosok paling berbahaya di grid ketika berada dalam kondisi terbaik.
Baca juga: Marc Marquez Menang Lagi dalam Balutan Cedera, MM93 Menebar Psywar Teruntuk Rival
"Kami mengenalnya, kami tahu siapa Marc Marquez. Ketika Marc kembali dalam kondisi prima dan kami memiliki motor yang kompetitif, kami tahu bagaimana balapan bisa berakhir," katanya.
Penampilan impresif Marquez di Hungaria memang memunculkan optimisme baru di kubu Ducati.
Jika proses pemulihannya berjalan sesuai rencana, peluang untuk memangkas jarak dari Bezzecchi masih terbuka lebar mengingat musim masih menyisakan banyak balapan.