Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Komite Pemilihan Akui Ubah Aturan FIFA

Komite Pemilihan Ketua Umum PSSI mengaku telah merubah aturan FIFA soal calon ketua umum yang terlibat pidana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Komite Pemilihan Ketua Umum PSSI mengaku telah mengubah aturan FIFA soal calon ketua umum yang terlibat pidana.

"Memang dalam peraturan di FIFA ada klausul yang menjelaskan seseorang yang dipidana dan terbukti bersalah tidak boleh menjadi pengurus di organisasi olahraga. Tetapi dalam peraturan kita yang dilarang mencalonkan yakni bila sedang dipidana saat mencalonkan diri," ujar Ketua Komite Pemilihan Ketua Umum PSSI, Syarif Bastaman, saat rapat kerja dengan Komisi X DPR, di Jakarta, Selasa(1/3/2011).

Menurut Syarif, peraturan yang dibuat PSSI sesuai dengan prinsip hukum bahwa seseorang yang telah dipidana itu telah menebus kesalahannya. Sehingga pada calon bersangkutan harus dipulihkan hak-hak sipilnya.

"Itu soal syarat calon ketua umum PSSI," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid pernah dihukum penjara dua tahun dalam kasus korupsi distribusi minyak goreng Bulog saat menjabat Ketua Umum Koperasi Distribusi Indonesia (KDI).

Dia pun memimpin PSSI dari balik jeruji. Nurdin menjabat ketua umum PSSI untuk kedua kalinya dan akan mencalonkan diri untuk ketiga kalinya. 

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas