Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Kubu PSSI: Saya Harap Pemerintah Tidak Banci

Persamuhan buntu meski telah mempertemukan perwakilan PSSI, KPSI, BOPI dan Kemenpora, Rabu (9/1/2013).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ade Mayasanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persamuhan tim bentukan Plt Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono membentur tiang. Persamuhan buntu meski telah mempertemukan perwakilan PSSI, KPSI, BOPI dan Kemenpora, Rabu (9/1/2013). PSSI dan KPSI tetap bersikukuh untuk menjalani liga dan mengelola timnas sesuai versi masing-masing.

Gagalnya pertemuan itu pun disayangkan Deputi Sekjen Bidang Kompetisi Saleh Mukadar. Ia mengatakan, pertemuan tersebut berakhir sia-sia lantaran empat mantan Komite Eksekutif PSSI yang membentuk KPSI tidak mengakui PSSI dan tetap menjalankan kompetisi LSI tanpa disetujui PSSI.

"Mereka tidak mengakui PSSI yang dipimpin Djohar Arifin Husin. Jelas kita legal kalau berpijak kepada fakta-fakta hukum yang ada seperti pengakuan FIFA," kata Saleh Mukadar.

Ia pun mempertanyakan motif KPSI. "Jadi ada apa di balik ini? Saya berharap pemerintah tidak banci. Kalau pemerintah tegas, tegakkan undang-undang yang ada," ungkapnya.

Ketua BOPI Haryo Yuniarto menyangkal telah bertindak tidak netral. Ia menyatakan, pihaknya hingga saat ini tidak memihak. "Kami (BOPI) berada di pihak yang netral," jelasnya.

Untuk itu, sebagai pemimpin tim, Ia meminta PSSI dan KPSI menyiapkan proposal mengenai formulasi penyatuan liga, pengelolaan timnas, dan langkah-langkah bagaimana agar kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) bisa kembali di bawah yurisdiksi PSSI sesuai amanat Menpora ketika membentuk tim baru ini.

"Untuk menyamakan persepsi, kami harus meminta masing-masing proposal dari kedua kelompok baik PSSI dan KPSI untuk mencari kesamaan persepsi," papar Haryo di Kantor Kemenpora.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diketahui, tim bentukan Menpora ini bertugas menyusun konsep penyatuan kompetisi dan pengelolaan timnas. Tim dipimpin Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Haryo Yuniarto. Anggotanya terdiri dari Widjajanto (CEO PT. LPIS), Sihar Sitorus (Komite Eksekutif PSSI), Saleh Mukadar (Deputi Sekjen Bidang Kompetisi PSSI), Djoko Driyono (CEO. PT Liga Indonesia), serta dua staf Kemenpora Djoko Pekik dan Tunas Widarto.

Anggota Komite Eksekutif KPSI, Togar Manahan Nero membenarkan bahwa pertemuan dengan PSSI di kantor Kemenpora tak ada kesepakatan. KPSI tetap pada pendiriannya untuk tidak mengakui kemepimpinan PSSI Djohar Arifin Husin.

"Kami dengan tegas  tidak mengakui kepemimpinan PSSI Djohar Arifin Husin," ucap Togar.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas