Ansori Yakin Pada Apacinti
Tim akan bertolak ke Swedia Jumat (12/7) sore ini melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Editor:
Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih tim ASIOP Apacinti SKF Indonesia hasil seleksi Liga Kompas Gramedia merasa yakin timnya akan berbuat banyak dalam turnamen sepak bola usia muda, Gothia Cup di Gothenburg, Swedia, 14 hingga 20 Juli.
Tim akan bertolak ke Swedia Jumat (12/7) sore ini melalui Bandara Soekarno-Hatta. Menurut Ansori, dia yakin kalau timnya akan mempersembahkan yang terbaik dalam turnamen itu.
Selain latihan, salah satu cara yang dia lakukan untuk meningkatkan performa tim adalah menciptakan situasi tanpa jarak antarpemain dan pelatih.
Ia yakin, cara ini sanggup membuat pemain tampil penuh semangat dan percaya diri.
"Ini memang salah satu cara saya membangun tim berlandaskan bersamaan. Ada satu kondisi di mana saya berperan pelatih. Tapi, jika ada keluh kesah dari pemain saya harus bisa menjadi orangtua, kawan terdekat, atau abang mereka," kata Suaib, Kamis (11/7).
Pada sesi latihan terakhir di lapangan futsal Kompas, Gedung Kompas Gramedia, Ansori menekankan pentingnya kebersamaan kepada para pemainnya.
Setelah peregangan ringan, pemain menjalani sesi latih tanding lima melawan lima 5 dalam tempo 5 menit. Tim yang menang beristirahat diganti tim cadangan. Suasana tampak begitu cair.
Meski berlatih dalam kondisi berpuasa, pemain tampak begitu menikmati pemainan. Ansori dan asistennya, Aditya Prameswara, ikut terlibat dalam permainan. Ketika gol tercipta, seluruh pemain langsung tertawa.
Tidak jarang, kesempatan mencetak gol menjadi ajang untuk menunjukkkan aksi individu. Mirip aksi freestyler ketika juggling, atau teknik menimang-nimang bola.
Di akhir latihan, Ansori menyeleksi pemain yang tidak memenuhi kelengkapan peralatan seperti kaos kaki sebagai bentuk lain kedisiplinan tim.
"Dengan kondisi tanpa jarak, saya percaya akan membuat pemain bermain untuk pelatihnya. Dia akan mengikuti dan memberikan seluruh kemampuan terbaik seperti instruksi yang akan saya berikan," tambah Suaib.
Pada sesi latihan terakhir tiga pemain absen yaitu Rizky Wahyudi (Annisa Pratama), Sahrul Gunawan (Cibinong Putra), dan Mohamad Syadapit (Oneway Semplak Barat) dengan alasan sakit.
Anehnya, Ansori hanya mendapat kabar dari rekan setim yang rumahnya berdekatan, bukan dari pemain bersangkutan.
Untuk periode mendatang, Ansori berharap Komite Liga Kompas Gramedia U-14 mau melakukan pencoretan pemain menjelang keberangkatan.
Tujuannya untuk melihat level kedisiplinan pemain.