Indra Sjafrie Tak Menyangka Filipina Bermain Negatif
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku terkejut dengan strategi negatif yang dilakukan Filipina
Penulis:
Husein Sanusi
Editor:
Yulis Sulistyawan
Garuda Jaya pun akhirnya unggul 1-O. Tertinggal satu gol, Filipina mengubah gaya bermain dengan merespon serangan Indonesia. Dua peluang mereka ciptakan tapi Ravi terus menang dalam duel perebutan bola atas.
Menit ke-34 Indonesia kembali menguasai laga, sepakan Ilham Udin Armayn kembali mampu ditepis Bayan, selanjutnya Dinan melakukan insiatif tembakan jarak jauh namun sepakannya melenceng ke sisi kiri gawang Filipina.
Menit 45 Dinan kembali menciptakan peluang, kali ini sepakannya melebar ke sisi kanan gawang. Di injury time babak pertama Filipina melakukan handsball di jantung pertahanan sendiri. Sayang sepakan free kick Zulfiandi tepat mengarah ke kiper Filipina dan Indonesia pun menutup masa jeda dengan keunggulan 1-0.
Di babak kedua pola permainan belum berubah. Filipina masih konsisten menerapkan strategi memarkir bus sementara Indonesia melanjutkan dominasinya dengan bermain separuh lapangan dan melancarkan serangan.
Indonesia langsung tancap gas, lima menit pertama, percobaan mencetak gol dari Evan dan Ilham masih gagal menemui sasaran. Beberapa usaha selalu gagal, Pelatih Indra Sjafri mengubah strategi dengan melakukan dua pergantian saat laga memasuki menit 60 ke atas.
Zulfiandi ditarik keluar digantikan Paulo Oktavianus Sitanggang dan Dinan digantikan Yabes Roni Malaifiani, nama terakhir adalah skuad baru Garuda Jaya dan baru melakoni debut.
Pergantian ini terbukti jitu, begitu masuk ke lapangan Yabes langsung menebar ancaman,dia melewati empat pemain lawan sayang finishing touchnya belum belum bagus dan bola darinya melebar ke kiri gawang.
Menit ke-70, Yabes mengirim bola ke Evan, kapten U-19 melakukan sepakan keras dari tengah lapangan, sayang tembakannya mampu dimentahkan kiper Bayan dan tak ada pemain Indonesia yang melakukan rebound.
Di sela-sela serangan bertubi-tubi yang dilakukan Indonesian Filipina hanya dua kali melakukan balasan serang dengan counter attack tapi barisan pertahanan Indonesia masih mampu menggagalkan upaya Filipina.
Memasuki menit ke-83, Yabes benar-benar jadi kartu truf Indonesia seperti kata Indra Sjafri sebelum laga ini berlangsung. Pemain asal Alor, Nusa Tenggara Timur ini memecah kebuntuan lewat golnya. Dia menceploskan bola setelah mendapat soloran bola dari Paulo Sitanggang. Dua gol Indonesia unggul.
Selanjutnya tak ada lagi serangan membahayakan dilakukan kedua tim dan Indonesia pun menang hanya dengan skor 2-0.