Arema Terkendala Fisik
Arema Cronus menang 5-0 dari kontestan Divisi Utama kompetisi internal Pengcab PSSI Kota Malang ini.
Editor:
Ravianto
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Arema Cronus masih belum maksimal melakoni pertandingan. Hal ini terlihat dalam laga ujicoba kontra PS UMM di Stadion Gajayana, Sabtu (30/11/2013) kemarin.
Arema Cronus menang 5-0 dari kontestan Divisi Utama kompetisi internal Pengcab PSSI Kota Malang ini. Tiga gol Singo Edan diborong striker Cristian Gonzales, dan dua gol gol lain dicetak Arif ‘Keceng’ Suyono.
Pelatih Arema Cronus, Suharno mengakui anak asuhnya masih kurang maksimal selama pertandingan. Ada dua faktor yang menyebabkan tim besutannya kurang maksimal. Faktor pertama adalah penggabungan pemain baru dan pemain lama dalam tim.
Menurutnya, penggabungan ini pasti mengubah gaya permainan Singo Edan. Jadi, pemain pun harus beradaptasi dengan pemain lainnya.
“Apalagi ada beberapa pemain Arema Cronus U-21 yang juga kami turunkan di ujicoba,” kata Suharno kepada Surya Online, Minggu (1/12/2013).
Faktor kedua adalah cuaca di Malang beberapa hari terakhir. Biasanya hujan mengguyur Malang dan sekitarnya setiap sore hari atau saat tim Arema Cronus melakoni latihan. Akibat guyuran hujan setiap latihan ini, fisik pemain banyak yang drop.
Meskipun pemain yang drop tetap melakoni latihan, menurut Suharno, pemain tersebut tidak bisa maksimal melakoni laga.
Selain itu, fisik empat pemain baru juga belum ideal. Laga kontra PS UMM adalah laga ujicoba perdana A Busthomi, Juan Revi, Arif ‘Keceng’ Suyono, dan Samsul Arif bersama Arema Cronus. Menurutnya, fisik empat pemain ini masih perlu ditingkatkan.
“Masih ada waktu untuk meningkatkan fisik mereka,” tambahnya.
Pelatih asal Klaten ini menegaskan skill empat pemain ini baru sangat bagus. Tapi, Suharno yakin skill empat pemain itu masih bisa ditingkatkan. Menurutnya, empat pemain itu masih kurang maksimal menunjukan skillnya. Dia menduga faktor fisik mempengaruhi belum maksimalnya skill pemain.
“Rata-rata fisiknya yang masih perlu dibenahi. Percuma kalau skill bagus tapi tidak didukung fisik,” terangnya.(zainuddin/surya)