Ramadhan Pohan Berharap Timnas U19 ke Piala Dunia
Semangat Piala Dunia 2014 yang sebentar lagi digelar di Brasil dirasakan di seluruh pelosok dunia termasuk Indonesia
Editor:
Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semangat Piala Dunia 2014 yang sebentar lagi digelar di Brasil dirasakan di seluruh pelosok dunia, termasuk Indonesia.
Kemenangan Timnas U-19 atas tim Korea Selatan beberapa waktu lalu cukup menjadi modal bagi Indonesia untuk turut meramaikan perhelatan akbar itu pada tahun-tahun mendatang.
“Saya berharap dengan Timnas U-19 itu (bisa maju ke Piala Dunia) . Timnas U-19 itu jangan dibongkar pasang, dalam pengertian kalau ada yang tidak fit dan dikembalikan ke klub itu oke. Tapi, kalau ada pemikiran di luar itu ya tidak bisa diterima,” jelas Wakil Ketua Komisi I DPR Ramadhan Pohan di Jakarta, Rabu (8/1/2014).
Menurut mantan manajer Timnas itu, Indra Sjafri harus tetap diberikan kewenangan penuh.
“Saya percaya bahwa kalau ini terus, kita akan masuk ke Piala Dunia karena U-19 kita sudah berhasil mengalahkan U-19 nya Korea Selatan,” lanjut Ramadhan.
Kunci kemenangan Timnas U-19, menurut Ramadhan, adalah kesamaan berpikir anggota tim bahwa mereka adalah nomor satu, berjuang bersama-sama dalam membela Merah Putih, tidak pernah ada yang menjadi bintang atau anak emas, dan tidak individual.
Rusaknya Timnas U-23 selama ini disebabkan perilaku para pemainnya yang individual, lebih memilih kegiatan yang berhubungan dengan komersial, seperti menjadi bintang iklan di sejumlah produk, namun nihil prestasi.
“Di U-19 semuanya menjadi nomor satu. Tidak ada bintang di sana, tidak ada individual, tidak ada anak emas. Kalau toh ada iklan, berarti semuanya terlibat. Iklan, hal-hal komersial itu tidak mendidik kita,” tegas Ramadhan.
Dia memuji kehebatan tim yang digawangi Evan Dimas Darmono tersebut yang telah mengharumkan nama Indonesia.
Ramadhan juga memuji kepiawaian Indra Sjafri yang telah memunculkan pemain-pemain hebat di Tanah Air.
“Saya optimistis kita bisa menempuh dengan jalan berat kearah Piala Dunia. Saya kira kita bisa berharap pada Indra Sjafri. Itu orang punya prinsip. hidupnya siap untuk tidak kaya raya. Bandingkan dengan pelatih-pelatih lain yang hidupnya gemah ripah loh jinawi. Indra Sjafri tidak,” jelas Ramadhan.