David Luiz Ikut Kecam Brandao
Meski sama-sama berasal dari Brasil, David Luiz tak pandang bulu dalam menilai sikap buruk seorang pemain.
Penulis:
Muhammad Barir
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM - Meski sama-sama berasal dari Brasil, David Luiz tak pandang bulu dalam menilai sikap buruk seorang pemain. Seperti penilaiannya terhadap Brandao, pemain asal Brasil yang memperkuat klub Bastia.
Baru-baru ini, Brandao melakukan penyerangan terhadap Thiago Motta, rekan setim Luiz di Paris Saint Germain usai pertandingan Sabtu (16/8).
"Itu bukan bagian dari sepak bola. Saya tidak senang dengan sikapnya ini. Kadang, pada saat di lapangan kita lebih rentan mengalami masa di mana kita sering berbicara hal-hal buruk, tapi itu normal dalam sepak bola. Tetapi ketika kita sampai sengaja menunggu seseorang di luar lapangan untuk melakukan hal yang buruk, saya pikir itu tidak bisa ditolelir. Itu bukan bagian dari sepak bola," kata David Luiz.
Karier sepak bola profesional Brandao pun terancam karena sikapnya tersebut. Dia terancam hukuman tak boleh main lebih dari dua tahun karena menanduk wajah Motta hingga hidungnya berdarah. Penyerangan itu dilakukan di lorong menuju ruang ganti Stadion Parc des Princes, Prancis, , Sabtu (16/8).
Insiden terjadi setelah selesai pertandingan PSG melawan Bastia di Liga Prancis yang berakhir dengan kemenangan PSG 2-0.
Kejadian itu terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV di lorong menuju ruang ganti itu, Brandao sengaja menunggu Motta.
Satu per satu pemain PSG yang masuk dia perhatikan. Pada saat Motta lewat, dia langsung menghampiri dan langsung menanduk sekeras-kerasnya. Motta yang wajahnya ditanduk langsung mengejar Brandao yang lari menuju ruang ganti.
Para pemain maupun ofisial pertandingan, termasuk petugas keamanan, berusaha untuk melerai keduanya. Hidung Motta sendiri tampak mengeluarkan darah saat ditenangkan oleh temannya, Edinson Cavani.
Presiden PSG, Nasser al-Khelaifi. Nasser menegaskan bahwa klubnya akan mengajukan tuntutan terhadap Brandao. Menurutnya hukuman dalam bentuk larangan bertanding seumur hidup dinilai paling pas untuk dijatuhkan pada Brandao.
Mengenai sikap tidak terpuji pemainnya, pelatih Bastia Claude Makalele, turut menyatakan apa yang dilakukan Brandao tidak sepantasnya dilakukan seorang pemain sepakbola. Mantan pemain internasional Prancis itu juga tak menutup kemungkinan pihak klub akan memberikan sanksi pada Brandao.