Agus Salim Berharap Raih Kesempatan Kedua
Rencana manajemen untuk memangkas sebanyak 25 persen wajah lama membuat pemain depan limbung, terutama pemain yang minim kontribusi.
Penulis: Jun Mahares
Editor: Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Manajemen Persija Jakarta kemungkinan bakal merombak total komposisi lini depannya musim depan. Tidak hanya legiun asing, sejumlah striker lokal pun terancam dicoret untuk mendongkrak daya gedor Macan Kemayoran.
Rencana manajemen untuk memangkas sebanyak 25 persen wajah lama membuat pemain depan limbung, terutama pemain yang minim kontribusi, Agus Salim.
Agus, yang direkrut dari Persipasi Bekasi pada putaran kedua kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2014, kurang mendapatkan kepercayaan dari pelatih Benny Dolo. Torehan 6 gol bersama Persipasi dari 5 laga Divisi Utama tidak lantas menjadikan Agus pilihan utama di skuad Ibukota.
Pengidola striker primavera, Kurniawan Dwi Yulianto, itu berharap diberi kesempatan sekali lagi untuk membuktikan kelayakannya berkostum Oranye musim depan.
"Mudah-mudahan masih diperpanjang hingga musim depan. Saya ingin memberikan kontribusi terbaik jika diberikan kesempatan," ujar Agus kepada Harian Super Ball, kemarin.
Di bawah asuhan Benny Dolo, Agus hanya diturunkan sebagai pemain pengganti pada tiga laga Persija. Pengidola Cristian Vieri itu belum sempat menyumbangkan sebiji golpun karen minim mendapat jam bermain.
Tidak jauh berbeda dengan kisah Agung SUpriyanto. Striker 22 tahun yang direkrut dari Persijap Jepara sejak awal musim tersebut pun minim kesempatan. Namun, setidaknya Agung dapat menyumbangkan sebiji gol dari 6 pertandingan yang dilakoni.
Saat ini Agus belum memikirkan klub lain jika nanti tidak lagi diikat Persija. Bertahan di klub Ibukota adalah keinginan terbesar Agus Salim saat ini. Namun, penyerang 28 tahun itu bakal menerima kepututusan akhir dengan sikap profesional.
"Saya belum pikirkan untuk pindah klub dan menunggu keputusan manajemen secara profesional saja," ujar pemain bertipikal pekerja
keras itu.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.