Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Sengatan Maut Perempuan Baja untuk FIFA

Lynch bersumpah untuk memburu para penjahat kerah putih dengan mengatakan "tak ada seorang pun yang di atas hukum."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ravianto
zoom-in Sengatan Maut Perempuan Baja untuk FIFA
Loretta Lynch 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Hanya beberapa pekan setelah menjabat Jaksa Agung Amerika Serikat, Loretta Lynch mengeluarkan sengatan maut kepada badan sepak bola dunia FIFA.

Dalam mengumumkan dakwaan korupsi kepada 14 orang termasuk sembilan pejabat sepak bola, Lynch telah menindaklanjuti sebuah penyelidikan yang memang sudah dirintisnya dan telah dengan teguh mengobarkan diri sebagai jaksa AS agresif nan tanpa kompromi di New York.

Saat dengar pendapat bagi pemastian jabatannya di Senat akhir April lalu, Lynch bersumpah untuk memburu para penjahat kerah putih dengan mengatakan "tak ada seorang pun yang di atas hukum."

Dia membuktikan kata-katanya ini Rabu kemarin di Zurich.

"Korupsi mereka (oleh para pejabat FIFA) itu sudah  merajalela, sistemik dan mengakar baik di luar maupun di dalam negeri Amerika Serikat," kata Lynch.

Lynch (55) dijuluki campuran "baja dan beludru" oleh Senator Demokrat Diane Feinstein.

Saat menunjuk Lynch November tahun lalu, Presiden Barack Obama mengatakan dia akan menerapkan pengalamannya sebagai jaksa yang tangguh, independen dan sangat dihormati.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia adalah perempuan Afro Amerika pertama yang menempati posisi jaksa agung, dan menggantikan Eric Holder, orang kulit hitam pertama yang memangku jabatan itu.

Sebagai jaksa penuntut di New York, Lynch sudah terkenal sebagai penuntut yang gigih yang membuat para mafia dan tersangka teroris dipenjarakan.

Kini dia sedang berjuang membela hak-hak sipil dan menuntut para penjahat kerah putih di Wall Street.

Namun mengejutkan dia malah memburu FIFA di luar negerinya sendiri di mana sepak bola kalah populer dari bola basket atau American football.

Namun sebelum menjabat Jaksa Agung, Lynch sudah bertugas sebagai jaksa penuntut distrik timur New York dan menangani banyak kasus korupdi, termasuk FIFA.

Dia melakukan itu dari Brooklyn, wilayah New York yang sama di mana dia mengungkapkan 47 dakwaan dan permintaan ekstradisi terhadap para tersangka yang ditangkap di Swiss.

FIFA sendiri tengah bersiap menggelar pemilihan presidennya Jumat esok di Zurich di mana Sepp Blatter tengah berjuang untuk masa jabatan berikutnya.

"Mereka telah mengorupsi bisnis sepak bola seluruh dunia demi kepentingan mereka dan memperkaya diri mereka sendiri," kata Lynch.

Sumber: Antara
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Atas