Nil Maizar Tunggu Arahan Manajemen Semen Padang
Usai menyelesaikan partai final Piala Jenderal Sudirman di Gelora Bung Karno, manajemen meliburkan seluruh pemain
Penulis:
Sigit Nugroho
Editor:
Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelatih Semen Padang (SP), Nil Maizar menunggu arahan dari manajemen terkait rencana program tim ke depan.
Ada beberapa pertandingan yang bisa diikuti oleh Semen Padang FC, mulai Piala Wali Kota Padang, Piala Gubernur Kalimantan Timur, turnamen jangka panjang versi PT Liga Indonesia, dan lain-lain.
Namun Nil belum mengetahui rencana dari manajemen selanjutnya. Usai menyelesaikan partai final Piala Jenderal Sudirman di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 24 Januari 2016, manajemen meliburkan seluruh pemain.
" Hari ini rencananya saya akan bertemu dengan manajemen untuk membicarakan program-program tim selanjutnya. Dari pembicaraan nanti akan ditentukan langkah buat tim seperti apa. Saya masih menunggu apa yang bakal dilakukan nanti," kata Nil kepada Harian Super Ball.
giatan tim selanjutnya. Namun dia tidak menampik, jika tim sudah mulai dikumpulkan. Rencananya latihan akan dimulai pada Selasa (2/2/2016).
"Besok rencananya kami akan memulai berlatih. Ada sekitar 5-7 pemain yang sudah di Padang untuk bersiap-siap latihan. Pemain lain akan menyusul," ucap Nil.
Nil berharap seluruh pemain yang masih tersisa segera bergabung dengan tim untuk memulai latihan. Pasalnya saat ini Kabau Sirah, julukan Semen Padang sudah mulai ditinggalkan oleh sejumlah pemainnya.
"Setahu saya pemain yang sudah pasti pindah ke klub lain adalah Yu Hyun Koo, Hendra Adi Bayauw, dan Saepulloh Maulana. Dengan demikian kami masih memiliki 23 pemain. Dari pembicaraan dengan manajemen nanti akan ditentukan jumlah pemain yang akan digunakan untuk turnamen-turnamen ke depan. Dari pembicaraan itu juga akan diketahui pemain-pemain mana saja yang akan direkrut," jelas Nil.
Nil berharap seluruh pemain sisa sebanyak 23 pemain akan bergabung kembali. Dengan demikian, dirinya tidak perlu membongkar besar-besaran tim.
"Jika sebagian besar pemain tetap bergabung, saya tidak akan butuh waktu lama untuk membuat tim klop seperti di Piala Jenderal Sudirman. Jika 23 pemain yang ada bisa kembali semua, saya tinggal meningkatkan taktikal saja ditambah dengan beberapa ujicoba. Dengan begitu, tim lebih siap dan bisa mewujudkan target yang ditetapkan manajemen," tutur Nil.
Soal turnamen yang bakal diikuti, Nil belum berani menyebutkannya. Pasalnya dia belum mendapatkan arahan dari manajemen.
Namun Nil tidak menampik, persiapan atau latihan nanti untuk menghadapi sejumlah turnamen ke depan.
"Ya bisa saja kami akan tampil di Piala Wali Kota Padang atau Piala Gubernur Kaltim. Bahkan bisa saja kami latihan untuk persiapan jelang turnamen jangka panjang yang akan digelar PT Liga Indonesia. Persiapan tim tetap ada manfaatnya, meski belum ditentukan turnamen yang akan diikuti. Saya dan pemain siap saja mau mengikuti turnamen yang mana," ujar Nil.
Nil menambahkan, masalah kontrak baru akan menjadi agenda penting dalam pembicaraan dengan manajemen nanti.
"Tanpa ada kejelasan kontrak, kami sulit untuk bergerak. Harus ada kepastian kontrak dulu. Tetapi saya yakin dalam pertemuan nanti, manajemen pasti akan membicarakan soal kontrak baru. Karena di setiap turnamen baru, manajemen dan pemain harus terikat dengan kontrak baru juga. Tetapi saya tidak bisa memastikan apakah seluruh pemain bisa kembali bergabung atau tidak. Karena sudah ada tiga pemain yang pindah," tambah Nil.