Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Menpora Minta Polisi Bertindak Buntut Keributan Usai Acara ILC

Menpora Imam Nahrawi mengecam keras terjadinya keributan dan adanya dugaan upaya pemukulan dan pengeroyokan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Menpora Minta Polisi Bertindak Buntut Keributan Usai Acara ILC
tribunnews.com
Imam Nahrawi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi mengecam keras terjadinya keributan dan adanya dugaan upaya pemukulan dan pengeroyokan yang terjadi setelah acara diskusi Indonesian Lawyers Club (ILC) di Jakarta, Selasa (1/3) malam.

Karena sudah merupakan tindakan yang mengarah ke kriminal, Menpora pun meminta polisi bertindak cepat menyelidiki peristiwa tersebut dan jika terbukti, segera tangkap para pelaku dan juga dalangnya.

“Keributan, apalagi diduga kuat ada upaya pengoroyokan usai acara diskusi ILC merupakan cara-cara premanisme yang memalukan. Saya mendukung penuh jika peristiwa ini dilaporkan ke polisi dan meminta kepolisian segera menyelidikinya. Apalagi ada istri pejabat Kemenpora yang mewakili pemerintah di acara tersebut yang ikut menjadi korban, ini tentu saja tidak bisa ditolerir,” ujar Imam Nahrawi mengomentari keributan dan dugaan upaya pemukulan dan pengeroyokan usai diskusi acara ILC tersebut.

Menurut Menpora, seharusnya ada kesiapan dan jaminan perlindungan keamanan yang optimal dari penyelenggara acara diskusi yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta nasional tersebut. Terlebih tema diskusi yang dibahas sedang panas dan kegiatan melibatkan kelompok supporter.

Dugaan upaya pengeroyokan ini mungkin dilakukan oleh oknum supporter. Tapi tidak menutup kemungkinan juga ada dalangnya yang sengaja ingin menebar ancaman terhadap pihak-pihak yang selama ini mengkiritisi  sepakbola dan PSSI.

“Polisi harus bertindak, negara tidak boleh dikalahkan oleh oknum supporter atau ‘preman’,” tegas Cak Imam.

Seperti diketahui, salah satu Pendiri Forum Diskusi Suporter Indonesia (FDSI) Partoba Pangaribuan yang menjadi narasumber dalam diskusi ILC bertema 'PSSI Antara Hidup dan Mati' tersebut, disebut-sebut menjadi target dugaan penyerangan sekelompok supporter usai acara.

Rekomendasi Untuk Anda

Partoba memang kritis menyoroti persoalan sepak bola dan PSSI dan menyerukan pemerintah untuk membentuk federasi sepak bola baru sebagai jawaban dari kisruh PSSI.

Dalam insiden dugaan upaya pengeroyokan tersebut, istri dari juru bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto yang berada tidak jauh dari Partoba, turut menjadi korban. Sang istri yang mendampingi Gatot sebagai perwakilan pemerintah di acara tersebut, terkena pukulan pada bagian lengan.

“Yang dikejar itu awalnya Pak Partoba, istri saya pas di dekatnya…Memang saya tidak diganggu, tapi saya kecewa karena istri saya kena. Saya sangat kecewa,” tutur Gatot.

Gatot juga membantah rumor bahwa Partoba yang memancing keributan dengan mencekik salah satu supporter.

“Tidak ada kejadian Partoba nyekik. Saya saksi mata. Untung crew TV One langsung mengamankan kami harus ke dalam lagi,” jelas Gatot.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas