Fans Cilik Rasakan Momen Tak Terlupakan Bersama Juan Mata
Nield menceritakan Juan Mata nekat menerobos keamanan hanya untuk memeluk dan berfoto dengannya.
Penulis: Muhammad Barir
Editor: Husein Sanusi
TRIBUNNEWS.COM - Hasil imbang Manchester United melawan Stoke City tetap berkesan bagi seorang fans cilik penyandang disabilitas. Sehari sebelum pertandingan, anak yang bernama Alex Nield itu bertemu dengan pemain idolanya, Juan Mata.
Dikutip SuperBall.id dari Daily Mail, Minggu (2/10), Nield mengaku tak akan melupakan momen tersebut. Nield menceritakan Juan Mata nekat menerobos keamanan hanya untuk memeluk dan berfoto dengannya.
Bahkan ketika itu skuat Manchester United terburu-buru menuju Hotel Lowry, tempat menginap pemain sebelum menghadapi Stoke City di Stadion Old Trafford.
Momen itu diunggah dalam bentuk video dan menjadi viral di Facebook. Saat berhadapan dengan Stoke City, Mata gagal menyumbangkan gol.
Ini bukan pertama kalinya Juan Mata bertemu Nield. Mereka pernah bertemu saat berada di lapangan dalam sebuah momen spesial.
Aksi simpatik untuk penyandang disabilitas sebelumnya juga pernah dilakukan oleh bintang Barcelona, Neymar. Ia pernah memberi hadiah kepada seorang suporter Sporting Gijon bernama Sergio Gonzalez.
Seperti diketahui Neymar menunjukkan kepeduliannya saat Barcelona menghadapi Sporting Gijon. Neymar memberikan jerseynya untuk penggemar Sporting Gijon yang mengalami disabilitas.
Penggemar yang mendapatkan jersey Neymar pun tertangkap kamera tak mampu menahan air matanya. Sosok yang beruntung mendapat jersey Neymar adalah Sergio Gonzalez seorang pemuda berusia 22 tahun. Gonzalez mengaku tak menyangka jika Neymar akan menghampirinya di laga tersebut. "Jujur saja saya tidak menyangka ia akan melakukan itu (memberikan jerseynya)," ujar Sergio Gonzalez dikutip dari Sport.
"Saat itu kakak saya sudah bilang jika kami harus segera pulang namun saya ingin melihat Neymar," ujarnya.
Sergio Gonzalez mengaku jika apa yang dilakukan Neymar membuatnya tak bisa berkata-kata. "Ia (Neymar) menghampiri saya dan membuat saya tak bisa berkata-kata. Ia menjabat tangan saya dan kemudian mengedipkan matanya," katanya.