Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

MILO Football Clinic Day Seri Kedua Latih 600 Siswa Sekolah Dasar Mengenai Teknik Dasar Sepak Bola

MILO Football Clinic Day kembali hadir untuk memberikan lebih dari 600 siswa Sekolah Dasar di Jakarta pelatihan tentang teknik dasar sepak bola.

MILO Football Clinic Day Seri Kedua Latih 600 Siswa Sekolah Dasar Mengenai Teknik Dasar Sepak Bola
ist
MILO Football Clinic Day Seri Kedua Latih 600 Siswa Sekolah Dasar Mengenai Teknik Dasar Sepak Bola 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejalan dengan komitmen Nestlé MILO untuk terus mempromosikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, MILO Football Clinic Day kembali hadir untuk memberikan lebih dari 600 siswa Sekolah Dasar di Jakarta pelatihan tentang teknik dasar sepak bola.

Berbeda dengan seri pertama yang diselenggarakan April 2016 lalu, durasi MILO Football Clinic Day seri kedua diperpanjang hingga dua hari yaitu dari 29-30 Oktober di Lapangan Sepak Bola Pertamina Simprug, Jakarta untuk menjawab antusiasme peserta yang begitu tinggi.

Menggandeng nama-nama berbakat persepakbolaan nasional seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Zaenal Abidin dan beberapa mantan pemain nasional tim Primavera dan Baretti seperti Charis Yulianto, Indrianto Nugroho, Ilham Romadhona, Supriyono dan Gendut Doni, MILO Football Clinic Day memberikan pelatihan keterampilan teknik dasar bermain sepak bola seperti dribbling, passing, shooting, controlling, turning dan keeping.

“Tahun ini, kami juga menghadirkan Football Festival di mana para peserta dapat mengasah keterampilan sepak bola bersama orang tuanya dengan cara-cara yang menyenangkan seperti Putball tantangan memasukkan bola ke gawang dengan melewati rintangan atau Dart Goal permainan menendang bola ke sasaran target dengan poin tertentu,” ujar Business Executive Manager Beverages Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo.

Salah satu pelatih MILO Football Clinic Day yang juga mantan penyerang tim nasional Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto menuturkan semangat yang ditunjukkan oleh para siswa kembali mengingatkannya akan terbukanya masa depan yang cerah bagi sepak bola Indonesia.

"Saya melihat MILO Football Clinic Day sebagai sebuah upaya yang baik sekali dalam mengembangkan sepak bola nasional khususnya untuk merangkul bibit-bibit muda berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama bangsa,” tuturnya.

“Hari ini saya tidak hanya memberikan pelatihan mengenai teknik bermain sepak bola saja, namun memotivasi orang tua dan anak agar memperhatikan asupan nutrisi yang baik dan seimbang untuk membantu pertumbuhan fisik pesepak bola,” tambah Kurniawan.

“Selama ini aku hanya mendapatkan pelatihan sepak bola di sekolah, namun di MILO Football Clinic Day hari ini aku mendapatkan pengalaman dilatih oleh pelatih profesional seperti cara menendang dan mengontrol bola yang benar. Selain itu aku juga bisa bertemu dengan teman-teman baru, semoga aku dapat mencapai cita-citaku untuk menjadi pemain nasional sepak bola Indonesia,” ungkap Adyano Rafi Bevan Putra dari SD Nizamia Andalusia salah satu peserta MILO Football Clinic Day yang ditemui setelah selesai mendapatkan pelatihan di lapangan.

Kelas Nutrisi

MILO Football Clinic Day juga menghadirkan kelas nutrisi bagi para orang tua peserta yang berisi pengetahuan seputar pemenuhan gizi untuk anak aktif.

Dalam sesi ini, para orang tua dibekali pemahaman lebih mengenai memilih makanan yg dapat mendukung aktivitas anak yang tinggi. Pemilihan makan dan porsi yg tepat akan membuat anak dapat terus aktif dan berprestasi di bidang akademik maupun olahraga. Ahli gizi Mury Kuswari, S.Pd, M.Si dalam kelas nutrisi memaparkan kebutuhan gizi anak pada usia sekolah berbeda sesuai dengan kelompok usia masing-masing.

Misalnya, anak usia 7-9 tahun yang sangat aktif akan membutuhkan komposisi zat gizi seperti protein, kalsium dan zat besi yang berbeda dengan kelompok usia lain. Tingkat aktivitas masing-masing anak juga akan mempengaruhi kebutuhan gizi tiap anak. Selain itu, penting bagi orang tua untuk dapat mengatur pola makan anak terutama melalui sarapan agar dapat terus berprestasi.

“Kami menyadari besarnya peran orang tua dalam memastikan kesehatan dan kebugaran anak, yang tentunya akan mempengaruhi prestasi mereka baik di dalam maupun di luar sekolah. Untuk itu, kami harap kelas nutrisi dapat membantu para orang tua menjadi lebih cermat dalam memastikan kebutuhan gizi sesuai dengan aktivitas keseharian tiap anak,” tutur Prawitya Soemadijo.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas