Diminta Kembali Latih Persib, Djanur Minta Waktu untuk Berpikir
Bobotoh dan mantan pemain Persib berharap Djadjang menganulir keputusannya itu dan kembali melatih Maung Bandung.
Editor: Sanusi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Banyak yang menyayangkan keputusan mundur secara lisan Djadjang Nurdjaman dari pelatih Persib Bandung.
Bobotoh dan mantan pemain Persib berharap Djadjang menganulir keputusannya itu dan kembali melatih Maung Bandung.
Baca: Kiatisuk Senamuang Diisukan Bakal Gantikan Djanur di Persib, Ini Kata Umuh Muchtar
Saat para awak media hendak meminta penegasan akan keputusan Djanur, mendatangi kediamannya, yang berada di Daerah Antapani, Kota Bandung, Rabu (7/6/2017) malam, Djanur belum bisa memberikan keputusan final.
"Mohon maaf, kepada seluruh pihak khususnya bobotoh dan manajemen saya belum bisa memberikan keterangan secara resmi terkait kepastian, yang saya akan putuskan," ujar Djanur saat ditemui di kediamannya.
Pernyataan itu muncul setelah banyaknya bobotoh yang meminta agar Djanur tetap mengarsiteki Pangeran Biru.
Bobotoh juga meminta keluarga supaya mengizinkan Djanur tetap melatih Persib.
Begitu juga di sosial media, kini banyak bobotoh yang ingin Djanur tetap melatih Persib dengan tagar #SaveDjanur.
Pada saat awak media menemui pelatih Asal Majalengka itu pun, terdapat beberapa perwakilan bobotoh yang memohon, meminta Djanur, untuk tidak mengundurkan diri dari jabatan Pelatih di tim Maung Bandung.
"Saya ingin meminta waktu untuk berpikir ulang meminta petunjuk dari yang maha kuasa dengan salat istiqoroh serta mau diobrolin sama keluarga," ujar Djanur.
Hingga saat ini pun pihak manajemen Persib belum bisa memberikan keterangan resmi, terkait pengunduran diri Djanur dari jabatan pelatih kepalaanya.
Media Officer Persib, Irfan Suryadiredja mengungkapkan, Djanur kini masih menjabat sebagai Pelatih Persib, sebab manajemen pun belum bisa memutuskan, karena belum adanya surat pengunduran diri secara resmi.
"Kini Persib dilatih oleh asisten pelatih, Harrie Setyawan, karena Djanur sedang menenangkan diri dengan waktu yang belum bisa ditentukan," ungkapnya.