Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Ahmad Riyadh Berharap Minggu ini Pihaknya Bisa Bertemu dengan Satgas Mafia Sepakbola

Ketua Komite Tim Ad Hoc PSSI, Ahmad Riyadh berharap dalam pekan-pekan ini sudah bisa bertemu dengan Satgas Mafia Sepakbola.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Ahmad Riyadh Berharap Minggu ini Pihaknya Bisa Bertemu dengan Satgas Mafia Sepakbola
http://www.enciety.co
Ahmad Riyadh 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Tim Ad Hoc PSSI berharap dalam minggu ini sudah bisa bertemu dengan Satgas Mafia Sepakbola. Demikian  Ketua Komite Tim Ad Hoc PSSI, Ahmad Riyadh.

Komite Ad Hoc Integritas PSSI sendiri mulai bekerja, Rabu (13/2/2019), dengan menggelar pertemuan secara lengkap di Kantor PSSI di FX Sudirman. 

“Segera kami bertemu dengan tim Satgas dari Kepolisian untuk membahas pencegahan pengaturan skor . Semoga dalam pekan-pekan ini kami sudah bisa bertemu,” ungkap Ahmad Riyadh kepada wartawan di Jakarta, Kamis,(14/2/019).

Penasihat Komite Ad Hoc Tim Integras PSSI, Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti memaparkan hasil rapat pertama tim Ad Hoc. Terdapat sejumlah poin penting dalam pertemuan ini.

Badrodin menegaskan semua anggota komite telah menyamakan persepsi untuk melaksanakan tugas masing-masing. 

Mantan Kapolri ini memaparkan langkah Komite Ad Hoc Integritas untuk memerangi pengaturan skor. “Tugas itu antara lain melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi manipulasi pengaturan skor,” jelas mantan Kapolri ini.

Selain itu, melakukan  deteksi dan menemukan pelanggaran-pelanggaran tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sehingga nanti komite ini akan melakukan penyelidikan sehingga jelas pelanggaran  itu nanti masuk ke ranah yudisial PSSI atau masuk ke ranah hukum pidana,” ujar Badrodin.

Banyak cara untuk mencegah pengaturan skor, seperti melakukan rewarning system atau pendeteksian terhadap pelanggaran di dalam lapangan hijau. Deteksi pengaturan skor, menurut Badrodin, bisa dilakukan secara personal maupun sistem.

Deteksi bisa dilakukan melalui pengamatan dalam pertandingan  sepak bola itu baik di liga 1, liga 2, maupun liga 3.

“Pengawasan tentu harus dilakukan dan jelas kami sampaikan, zero tolerance terhadap bentuk pelanggaran,” kata Badrodin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas