Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PPD 2022 Zona Asia

Indonesia vs Malaysia: PSSI Tunggu Sanksi FIFA Buntut Penyerangan Suporter Malaysia

Penyerangan kepada suporter Malaysia oleh oknum suporter Indonesia saat laga Indonesia vs Malaysia bergulir bakal berbuntut panjang.

Indonesia vs Malaysia: PSSI Tunggu Sanksi FIFA Buntut Penyerangan Suporter Malaysia
tribunnews.com/abdul majid
Ratu Tisha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyerangan kepada suporter Malaysia oleh oknum suporter Indonesia saat laga Indonesia vs Malaysia bergulir bakal berbuntut panjang.

Menteri Belia dan Sukan (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman sempat mengatakan bahwa federasi sepakbola Malaysia akan mengadukan permasalahan ini ke FIFA.

Namun, Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha menjelaskan untuk permasalahan ini sebenarnya sudah tak perlu lagi diadukan ke FIFA pasalnya dalam pertandingan sudah ada komisioner pertandingan.

“Jadi kalau di pertandingan internasional, itu, apabila ada suatu kejadian, sudah diatur dalam prosedur dan ketentuan yang berlaku. Jadi di pertandingan internasional itu sudah ada match commisioner, security officer, yang langsung datang dari FIFA, jadi bukan perkara federasi melaporkan, jadi memang sudah ada prosedurnya,” jelas Tisha, Jumat (6/9/2019).

“Mengenai insiden kemarin, bagaimana tindak lanjutnya, itu sudah ada governing regulasi yang mengatur, Jadi bukan siapa melaporkan siapa, tapi memang karena pertandingan internasional, diatur dalam regulasi internasional FIFA, match commisioner akan menindaklanjuti pada FIFA,” sambungnya.

Dengan begitu, berarti Indonesia kini tengah menanti keputusan atau sanksi apa yang dikeluarkan FIFA terkait kericuhan yang terjadi di dalam maupun di luar Stadion.

Jika sanksi itu ada, Tisha mengatakan Indonesia yang memang bersalah harus menerima apa pun keputusannya.

“Sebagai satu organisasi olahraga, prinsip kita adalah fairplay. Kita harus bisa menerima kekalahan dan menghargai kemenangan, kalau kita salah, kita harus akui kesalahan itu, kita harus terima itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, usai laga ini, Indonesia yang tergabung di grup G bersama Thailand, Malaysia, Vietnam dan Uni Emirate Arab giliran akan menjamu Thailand di Stadio Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...

Berita Terkait :#PPD 2022 Zona Asia

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas