Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Persebaya Surabaya Tidak Butuh Makan Konate, Andalkan David da Silva

Persebaya Surabaya tidak membutuhkan Makan Konate, dengan perannya yang akan bertabrakan dengan David da Silva, Sabtu (4/1/2020)

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gigih

TRIBUNNEWS.COM - Persebaya Surabaya memang santer diberitakan akan mendatangkan Makan Konate untuk mengarungi Liga 1 musim depan.

Rumor itu berhembus cukup kencang dalam satu pekan terakhir, apalagi Arema masih belum mencapai kesepakan kontrak dengan Konate.

Pun Aji Santoso juga tidak menolak apabila memang Konate ingin bergabung dengan Persebaya Surabaya.

Tetapi kemudian, pertanyaannya, apakah Persebaya Surabaya benar-benar membutuhkan Makan Konate?

Mari melihat Persebaya Surabaya dengan Aji Santoso di akhir musim lalu.

Aji Santoso bermain dengan skema 4-3-3/3-4-3 yang berubah menjadi 4-2-3-1/5-3-2 dalam bertahan, menyisakan David da Silva di depan sebagai penyerang tunggal.

Akhir musim lalu, Aji Santoso memiliki Diogo Campos yang mengisi peran di belakang striker, namun kemudian berubah seiring dengan dipanggilnya Osvaldo Haay dan Irfan Jaya ke Tim Nasional Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Lalu, posisi Diogo Campos kemudian diberikan kepada Rendi Irwan menjadi kreator sekaligus penghubung antara lini tengah dan depan.

Melihat agenda Timnas Indonesia, masih ada kemungkinan Persebaya Surabaya akan kembali kehilangan Irfan Jaya, dan otomatis hanya menyisakan Oktafianus Fernando dan Osvaldo Haay, nama terakhir belum memperpanjang kontrak.

Mari melihat posisi Makan Konate di Arema FC, ia diberikan posisi di belakang striker, namun diberikan lisensi untuk melebar ataupun menusuk maju.

Catatan golnya tidak lepas dari peran free role-nya, membuat Konate bebas berkreasi di depan gawang untuk mencetak gol.

Melihat kebutuhan tim, maka Persebaya Surabaya lebih membutukan sosok pemain yang menjadi penghubung, karena untuk urusan mencetak gol, Bajol Ijo memiliki sosok David da Silva yang sangat subur.

Belum lagi sosok David da Silva yang tentu saja lebih membutuhkan pelayan untuk memberikan umpan matang, alih-alih menjadi "David da Silva kedua" di depan gawang.

Hal inilah yang membuat Diogo Campos jauh lebih moncer kala diposisikan melebar dibandingkan di belakang David da Silva, karena striker asal Brasil membutuhkan pelayan di lini depan dengan umpan-umpan memanjakan.

Dengan peran Konate yang membutuhkan keleluasaan, sedangkan Persebaya tentu lebih mengandalkan David da Silva dalam kerangka tim, maka sulit membayangkan Konate membagi peran dengan sang striker asal Brasil.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
27
27
27
27
48
16
32
64
2
Borneo FC
27
27
27
27
56
27
29
60
3
Persija
27
27
27
27
50
25
25
55
4
Malut United
27
27
27
27
53
35
18
46
5
Bhayangkara FC 
27
27
27
27
36
31
5
44
Berita Populer
Atas