Viral Mahmoud Eid Peluk Pemain Persija Seusai Selebrasi Kontroversial Saat Persebaya Jadi Juara
Mahmoud Eid berpelukan dengan pemain Persija Jakarta seusai laga Persebaya vs Persija
Editor: Hasiolan Eko P Gultom

Mahmoud Eid menghampiri tim dan pemain Persija lainnya dan memeluk mereka.
Video pelukan ini mendapat tanggapan positif dari warganet.
Sebagian besar mereka menganggap kesalahan Mahmoud Eid bukan hal serius.
@haryocus22 "Nahh inilah sepakbola, pemainnya begitu peluit ahir baikan lagi saling rangkul canda tawa supporter mah suka sulit menerima, dinamika.. nikmati ajalah makanya gausah terlalu benci dan terlalu suka sama pemain wong kita support tim bukan satu dua orang pemain"
@tunjungutomo "Selebrasi gol Mahmud Eid itu wujud kekesalan dia krn disikut di wajah oleh Marco Motta tp oleh wasit gak diapa-apa-in.dia ‘membalas’ dgn mencetak gol yg ‘menghabisi’ Persija,makanya ekspresinya “you are finished”.
Baca: Seisi Bench Persija Kejar Mahmoud Eid Karena Aksi Selebrasi, Ini Reaksi Sergio Farias
Baca: Mahmoud Eid Bikin Selebrasi Provokatif di Bench Persija, Pelatih Persebaya Ambil Tindakan Ini
Baca: Fakta Menarik Kemenangan Persebaya atas Persija: Skor Mencolok Hingga Gelar Juara Setelah 15 tahun
Pelatih Persija Ingatkan Pemain Asing Persebaya
Usai laga final Piala Gubernur Jatim 2020, pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, mengingatkan soal pentingnya respek terhadap tim lawan.
Hal itu mengacu kepada selebrasi gol yang berlebihan dari pemain asing Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, di depan bangku cadangan Persija.
Laga Persebaya vs Persija itu sendiri berakhir dengan skor 4-1 untuk Bajul Ijo, julukan Persebaya.
Farias menyatakan bahwa seorang pemain sepak bola profesional harus menjunjung nilai-nilai fair play.
Menurut dia, sebagai pemain tentu merayakan gol itu sah-sah saja, tetapi tidak perlu sampai memprovokasi tim lawan.
"Sebagai pemain asing tentunya harus lebih profesional. Tidak perlu melakukan provokasi di pertandingan. Fair play harus selalu ada di benak pemain," kata Farias melansir Kompas.com berjudul "Tersinggung Selebrasi Pemain Asing Persebaya, Pelatih Persija Ingatkan soal Respek".
Sementara itu, perihal mengapa pemain dan ofisial Persija tidak keluar dari ruang ganti saat penyerahan medali, Farias menjelaskan bahwa timnya mengikuti instruksi dari pihak keamanan.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat hubungan antara pendukung Persebaya dan Persija kurang harmonis.