Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1 2020

Peran Penting Kim Kurniawan di Persib Bandung, Skema Robert Alberts dan Adanya Omid Nazari

Transformasi Kim Kurniawan di Persib Bandung, Skema Robert Alberts, Peran Omid Nazari dan Antisipasi Mario Gomez, Senin (16/3/2020)

Peran Penting Kim Kurniawan di Persib Bandung, Skema Robert Alberts dan Adanya Omid Nazari
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Transformasi Kim Kurniawan di Persib Bandung, Skema Robert Alberts, Peran Omid Nazari dan Antisipasi Mario Gomez, Senin (16/3/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung kini digdaya, mereka tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir.

Sorotan tentu ada kepada duet baru, Wander Luiz-Geoffrey Castillion yang membuktikan kapasitasnya sebagai duet penyerang tertajam sejauh ini.

Tetapi, ada satu nama lain yang sebenarnya adalah ruh permainan dari Persib Bandung, dan menjadi pemain andalan musim ini.

Nama Kim Kurniawan musim lalu memang tenggelam, tetapi kini pemain kelahiran Jerman ini menjelma menjadi nyawa baru bagi Persib Bandung.

Baca: Hasil Persib vs PSS Babak Pertama, Gol Geoffrey Castillion & Wander Luiz Bawa Tuan Rumah Unggul 2-1.

Baca: Robert Alberts Ungkap 2 Kekecewaan yang Dirasakan meski Persib Menang Atas PSS Sleman

Musim lalu, bukan musim terbaik bagi Kim Kurniawan, gelandang berusia 29 tahun ini, kesulitan untuk menembus tim utama Persib Bandung.

Kim, hanya mengemas 19 penampilan dengan menit bermain sebanyak 788 menit, lini tengah Persib yang sudah sangat sesak dengan adanya pemain-pemain berlabel bintang menjadi sebabnya.

Ditambah lagi cidera yang sempat memaksanya absen selama nyaris satu musim penuh, tentu membuat keraguan muncul mengenai kualitas Kim Kurniawan.

Kritik dari para supporter Persib Bandung yang kerap mengatakan Kim sudah habis, dijawabnya di musim ini, tentu, ia harus berterima kasih dengan taktikal Robert Alberts.

Musim lalu, Persib Bandung bermain dengan skema 4-3-3, dengan satu gelandang bertahan dan dua gelandang yang lebih banyak membantu serangan.

Tentu, sulit bagi Kim bersaing di posisi gelandang bertahan dengan adanya sosok Dedi Kusnadar, Omid Nazari, hingga Hariono, bahkan untuk bersaing dengan Rene Mihelic di sektor gelandang serang pun Kim kesulitan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Gigih
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas