Bojan Custic Beberkan Impian Luka Jovic di Real Madrid
Torehan 2 gol dalam 24 penampilan menjadi bukti performa mengecewakan sang pemain bersama Los Blancos. Bagaimana tanggapan sang mantan pelatih?
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Pemain yang memiliki biaya transfer mahal belum tentu menjamin sebuah kesuksesan bagi sebuah tim yang merekrutnya.
Memang tidak mudah untuk bisa bermain dengan performa terbaik secara konsisten, ekspetasi tinggi terkadang membuat sang pemain justru membuat sang pemain merasa tertekan.
Alhasil kehadiran sang pemain yang diharapkan bisa membantu klub barunya guna menorehkan prestasi hanyalah mimpi belaka.
Kompetisi sepak bola utamanya di benua biru kini telah memasuki separuh musim.
Ada beberapa nama pemain mahal yang justru gagal bersinar di klub barunya, padahal ia direkrut dengan biaya yang tidak sedikit.
Baca: Tiga Klub London Bakal Berebut Luka Jovic dari Real Madrid
Baca: Layu Sebelum Berkembang, Kecerobohan Luka Jovic Berbuah Kehancuran Karirnya di Real Madrid
Luka Jovic yang kini bermain bersama Real Madrid menjadi salah satu nama pemain mahal yang sejauh ini belum mampu tampil dalam perfoma terbaiknya.
Real Madrid terpaksa menggelontorkan dana kurang lebih 60 juta euro untuk memboyong Luka Jovic dari Eintracht Frankfurd di musim panas lalu.
Kehadirannya diharapkan bisa menjadi pesaing kuat Karim Benzema di lini depan Los Blancos.
Selain itu, Luka Jovic juga dapat dikatakan tengah berada di performa terbaiknya.
Musim lalu, Luka Jovic mampu menorehkan 27 gol dan 7 assist sepanjang musim lalu bersama Frankfurt.
Bahkan ia hampir saja mengantarkan timnya lolos ke Final Liga Eropa musim lalu jika tidak dihentikan Chelsea lewat adu penalti di babak semifinal.
Baca: Saga Transfer Cristiano Ronaldo Terungkap, Ferguson Ingin Tawarkan ke Barcelona daripada Real Madrid
Kini, semenjak berseragam Real Madrid dirinya seakan-akan kehilangan sentuhan terbaiknya.
Torehan 2 gol dalam 24 penampilan menjadi bukti performa mengecewakan sang pemain bersama Los Blancos.
Selain itu, ia sering menjadi penghangat bangku cadangan karena kalah bersaing dengan Karim Benzema yang tampil menawan sepanjang musim ini.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.