Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Olympique Marseille Terapkan Pemotongan Gaji Tapi Tiga Pemain ini Menolaknya

Payet, gelandang serang yang pernah dikabarkan dipepet Real Madrid ini masih terikat kontrak sampai Juni 2022 di Marseille

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, MARSEILLE - Kisruh internal di tim Liga Prancis, Olympique Marseille, dilaporkan terjadi saat beberapa pemain menolak kebijakan pemotongan gaji dari petinggi klub.

Kebijakan pangkas gaji dilakukan klub-klub Eropa guna menyiasati tekanan finansial di tengah pandemi virus corona, tak terkecuali di tim elite Liga Prancis, Marseille.

Ekspresi kapten Olympique Marseille, Dimitri Payet saat timnya melawan FC Red Bull Salzburg dalam laga leg kedua semifinal Liga Europa di Stadion Wals-Siezenheim Red Bull Arena Salzburg, Salzburg, Austria, Jumat (4/5/2018) dini hari WIB.
Ekspresi kapten Olympique Marseille, Dimitri Payet saat timnya melawan FC Red Bull Salzburg dalam laga leg kedua semifinal Liga Europa di Stadion Wals-Siezenheim Red Bull Arena Salzburg, Salzburg, Austria, Jumat (4/5/2018) dini hari WIB. (Twitter @EuropaLeague)

Regulasi pemotongan upah yang diterapkan presiden klub, Jacques-Henri Eyraud, justru mendapat penolakan dari kelompok elite di skuat.

Elite yang dimaksud ialah para jagoan klub, yakni trio Dimitri Payet, Florian Thauvin, dan Steve Mandanda.

Florian Thauvin selebrasi
Florian Thauvin selebrasi (twitter)

Ketiganya termasuk grup pemain bergaji tertinggi di Marseille saat ini.

Media sosial langsung bereaksi dengan melontarkan kritik tajam buat Payet cs.

Mereka dinilai mengutamakan pundi-pundi pribadi ketimbang sumbangsih untuk kepentingan bersama.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Le10 Sport mengungkapkan alasan spesifik di balik kabar penolakan para pilar Marseille tersebut.

Mulanya, Eyraud hendak menerapkan pemotongan gaji 50 persen, tidak hanya selama masa pandemi, melainkan hingga kompetisi musim ini berakhir.

Kebijakan itu mungkin masih bisa diterima oleh semua anggota tim.

Akan tetapi, sang presiden dinilai bertindak lebih jauh melalui program yang tak disetujui Payet, Thauvin, dan Mandanda.

Program itu ialah menerapkan pemangkasan untuk para pemain bergaji mahal sampai kontrak mereka habis di klub.

Artinya, meski pandemi berakhir dalam waktu dekat, pemain bersangkutan akan tetap mengalami pemotongan upah hingga masa kerja mereka tuntas di Marseille.

Oleh karena itulah tindakan tersebut dianggap bakal menimbulkan kerugian besar bagi pemain yang kontraknya masih tersisa lama di klub.

Khusus untuk Payet, gelandang serang yang pernah dikabarkan dipepet Real Madrid ini masih terikat kontrak sampai Juni 2022 di Marseille.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Atas