Patrice Evra Pernah Dapat Surat Ancaman Pembunuhan karena Luis Suarez
Mantan bek kiri Manchester United, Patrice Evra mengungkapkan mendapat banyak surat ancaman pembunuhan setelah berselisih dengan Luis Suarez.
Penulis:
Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor:
Gigih
Bentuk perlawanan tersebut adalah surat ancaman yang ditujukan padanya dan keluarga.
Bahkan Evra mengaku mendapat surat ancaman pembunuhan yang membuatnya harus mendapat pengawalan ketat.
"Setelah itu di koran, dan Manchester United menerima begitu banyak surat ancaman tentang saya."
"Orang-orang berkata: Kami di penjara, kami penggemar Liverpool. Ketika kami keluar, kami akan membunuh Anda dan keluarga Anda," jelas Evra,
"Selama dua bulan, saya memiliki keamanan di mana pun saya pergi. Mereka tidur di depan rumah saya. Ke mana pun saya pergi, keamanan mengikuti saya."
Dirinya pun sebenarnya mengaku tidak takut, tapi keluarganya sangat ketakutan.
Sosok asal Prancis tersebut bingung karena banyak orang yang tidak tahu mengenai kejadian sebenarnya.
"Itu adalah waktu yang sulit, tetapi saya tidak takut. Keluarga saya takut, istri dan saudara lelaki saya, tetapi saya tidak."
"Saya tidak bisa mengerti mengapa orang sangat membenci saya. Mereka tidak tahu yang sebenarnya," terangnya.
Meskipun Suarez pada pembelaanya mengatakan tidak bermaksud menghina Evra, mantna pemain Juventus inipun tetap tidak menerimanya.
"Ketika kami pergi ke persidangan dengan Luis Suarez dan dia mulai berbohong dan mengatakan ketika dia mengatakan 'negro', dia berarti 'teman', Saya berkata:‘ Itu bukan nama saya."
"Ibuku memberiku nama, bukan warna '. Saya tahu bahwa, di Amerika Selatan, ketika beberapa penggemar melihat pemain hitam mereka akan memanggilnya 'negro' dan kadang-kadang itu bagus, kadang tidak baik. Bagaimanapun, nama saya bukan 'hitam', itu Patrice," tegas Evra.
Di akhir musim tersebut sendiri, Manchester United gagal mempertahankan gelar Liga Inggris mereka karena hanya berada di peringkat kedua di bawah Manchester City.
Sementara Liverpool mengakhiri musim dengan terpuruk di posisi delapan klasemen akhir.
(Tribunnews/Haikal)