Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Sekelumit Kisah Trio Jerman bersama Inter Milan di Era 90-an: Matthaus, Brehme, dan Klinsmann

Trio Jerman milik Inter Milan dibentuk guna menandingi kedigdayaan AC Milan yang memiliki tridente asal Belanda di era 1990-an.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Gigih
zoom-in Sekelumit Kisah Trio Jerman bersama Inter Milan di Era 90-an: Matthaus, Brehme, dan Klinsmann
Instagram @lotharmatthaus10
Ilustrasi trio Jerman yang dibentuk guna menandingi dominasi tridente Belanda milik AC Milan di tahun 1990-an. Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Jurgen Klinsmann. 

Persaingan Liga Italia semakin memanas dengan pertarungan trio Jerman dan Belanda yang memperkuat dua tim kota Milan.

Dilansir dari These Football Times, Lothar Matthaus didatangkan Inter dari Bayern Munchen pada tahun 1988.

Selama berkiprah di The Bavarian, Matthaus berhasil mencatatkan 113 penampilan dan menyumbangkan 57 gol bagi raksasa Jerman itu.

Catatan yang sangat mengesankan bagi pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan.

Pemain yang juga bisa bermain sebagai libero itu memperkuat Inter Milan selama empat tahun dan membukukan 40 gol dari 115 penampilannya.

Ia merupakan sosok gelandang bertahan yang elegan, terbukti ia mampu mengatur jalannya pertandingan sebagai gelandang dan membantu penyeragan ketika timnya mengalami deadlock.

Lothar Matthaus juga terkenal dengan keunggulannya lewat duel duel udaranya, meskipun ia tidak memiliki tinggi yang ideal sebagai gelandang bertahan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan Andreas Brehme yang sama sama memperkuat Bayern Munchen besama Matthaus merupakan bek kiri yang ciamik.

Meskipun bukanlah yang terbaik di eranya, Brehme merupakan tipikal pemain yang mengandalkan kecerdasannya ketika bermain.

Pada awal kedatangnnya di Inter Milan, duo Jerman itu memang kesulitan untuk mendobrak dominasi Juventus, Napoli, hingga AC Milan.

Matthaus yang bertugas dilapangan tengah mencoba mengakomodir serangan mupun pertahanan dari tim Nerazzurri.

Sedangkan Brehme berhasil menggalang lini pertahanan yang kokoh bersama Walter Zenga, Giuseppe Baresi, hinga Giuseppe Bergomi.

Kala itu lini pertahanan Inter Milan menjadi tim yang paling sedikit kebobola, total 19 gol dari 32 pertandingan.

Kedatagan duo Jerman itu memberikan dampak yang signifikan pada permainan tim biru hitam.

Striker Inter saat itu, Aldo Serena merupakan penyerang yang hanya sanggup mengoleksi 40 gol dalam empat musim berseragam Nerazzurri.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
35
26
4
5
82
31
51
82
2
Napoli
35
21
7
7
52
33
19
70
3
AC Milan
35
19
10
6
48
29
19
67
4
Juventus
35
18
11
6
58
30
28
65
5
Roma
35
20
4
11
52
29
23
64
Berita Populer
Atas