Kisah Robert Rene Alberts, Umur 30 Rangkap Sudah Jabatan Jadi Pelatih dan Pemain
Kisah pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts saat menjadi pemain hingga menjadi pelatih, umur 30 rangkap jabatan sebagai pemain dan pelatih.
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Dan itu tentu peran yang berbeda, karena sebelumnya saya menikmati peran sebagai pemain dan setelah itu saya menjadi pelatih bagi teman-teman satu tim. Saya membangun program latihan dan taktik yang akan dimainkan," katanya.
Semenjak itu, Robert mulai tertarik dengan dunia kepelatihan karena menemukan sensasi yang berbeda dari seorang pemain di lapangan.
"Di satu kesempatan kami merupakan teman satu sama lain tapi di kesempatan berbeda saya menjadi pelatih mereka. Tetapi pemain tetap percaya dengan apa yang saya sampaikan dan kami mencapai sukses bersama," ujarnya.
Peran pemain-pelatih yang dulu pernah dijalankan Robert membuatnya belajar banyak hal.
Satu di antaranya adalah bagaimana mempertahnkan pendirian dan ide tanpa harus mencari alasan.
"Karena di satu sisi saya bermain sebagai pemain yang menghuni starting eleven dan saya juga menjadi pelatih.
Itu awalan yang bagus bagi saya dan saya juga sempat mendapatkan tawaran yang menarik dari klub Swedia lainya. Tapi saya masih tetap dengan loyalitas untuk tetap bersama klub ini," ucapnya.
Baca: Tiga Pemain Jadi Langganan Timnas U-16, Pelatih Persib Dukung Skuat Garuda Taklukkan Grup Neraka
Di samping itu, Robert mengungkapkan bahwa dirinya belum benar-benar pensiun sebagai pesepak bola pada usia 31 tahun.
Baru diusianya yang menginjak 34 tahun, dirinya meninggalkan status sebagai seorang pemain sepak bola.
"Hanya sesekali saya bermain dengan tim veteran. Jadi ada kompetisi sengit di Swedia yang dihuni pemain-pemain veteran dan masih ada banyak pemain yang berkualitas berada disana.
Jadi sebenarnya karir saya sebagai pemain selesai di usia 33 sebagai pemain-pelatih," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.com dengan judul Kisah Robert Pelatih Persib yang Ternyata Mengawali Karier sebagai Pelatih Karena Ketidaksengajaan