Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Soal Renegosiasi Gaji Pelatih, Klub-Klub Liga 1 Minta Tidak Pakai Uang Muka

Rp 600 juta ke atas dipotong 50 persen, Rp 300 – Rp 600 juta dipotong 25 persen dan di bawah Rp 300 juta tak boleh dipotong alias harus full.

Soal Renegosiasi Gaji Pelatih, Klub-Klub Liga 1 Minta Tidak Pakai Uang Muka
Super Ball/Super Ball/Feri Setiawan
Ketua Panitia Pelaksana Semifinal Piala AFF 2016, Yeyen Tumena saat memberikan keterangan dalam konferensi pers jelang semifinal Indonesia melawan Vietnam di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (27/11/2016) dalam acara tersebut di jelasakan ada 27 ribu tiket yang akan di jual untuk umum dan 3 ribu sisanya di peruntukan untuk tamu undangan VVIP, di kategori VIP seharga (Rp 300 Ribu) kategori Satu (Rp 200 Ribu) dan kategori Dua (Rp 100 Ribu). Super Ball/Feri Setiawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena membeberkan update terbaru soal renegosiasi pelatih, asisten pelatih hingga kitman.

Sebelumya, klub-klub meminta kepada PSSI agar memotong gaji pelatih 50 persen, namun hal itu tak langsung diiyakan oleh APSSI.

APSSI memberikan opsi lain, gaji dipotong berdasarkan besaran yang diterima. 

Baca: Empat Mantan Pemain Asing Persib Kini Perkuat Klub Besar Liga 1 Lain

Baca: Madura United Tak Jadi Mundur dari Liga 1 2020, Beto: Kabari Kapan Latihan, Saya Langsung Berangkat

Rp 600 juta ke atas dipotong 50 persen, Rp 300 – Rp 600 juta dipotong 25 persen dan di bawah Rp 300 juta tak boleh dipotong alias harus full.

“Sejauh ini kami sudah menyampaikan kepada hal itu ke PSSI, dan PSSI sudah sampaikan ke klub karena sebelumnya klub minta gaji dipangkas 50 persen, kami setuju tapi tidak bisa dipukul rata. Makanya kami ajukan tiga wacana itu,” kata Yeyen Tumena.

“Kalau dari klub itu terakhir hanya ada pertanyaan balik ketika kami kasih wacana tiga itu. Gimana kontrak tidak pakai DP. Jadi per bulan saja. Itu tak masalah asal sesuai dengan tiga wacana dari kami,” sambungnya.

Tiga skema pembayaran gaji pelatih hingga kitman itu pun tinggal menunggu keputusan dari PSSI

Permintaan itu sengaja dilakukan APSSI untuk menghindari pemberian gaji di bawah Upah Minimum Regional.

Seperti diketahui, PSSI baru hanya mengumumkan secara resmi Liga 1 dan Liga 2 2020 bergulir kembali pada September atau Oktober mendatang.

Untuk hal-hal lainnya seperti jadwal kick off, format pertandingan, anggaran subsidi hingga renegosiasi kontrak pemain dan pelatih masih belum diumumkan secara resmi.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas