Superskor

Pelatih Timnas Indonesia

Fakhri Husaini Heran, Timnas Indonesia Bagus di Level Yunior Tapi Jeblok di Level Senior

Kekalahan yang dialami timnas Indonesia membuat posisi mereka di ranking FIFA merosot hingga peringkat ke-173.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Fakhri Husaini Heran, Timnas Indonesia Bagus di Level Yunior Tapi Jeblok di Level Senior
TRIBUNNEWS.COM
Coach Fakhri Husaini, Pelatih Timnas U19 Indonesia jelang Lawan Iran di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (10/92019) sore. 

TRIBUNNEWS.COM - Buruknya prestasi Timnas Indonesia di level senior jadi perhatian mantan pelatih timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini.

Timnas Indonesia level senior justru kalah berprestasi dari timnas Indonesia di level kelompok usia.

Seperti diketahui, timnas Indonesia seakan mengalami penurunan prestasi pada kurun waktu 10 tahun terakhir.

Baca: PSSI Resmi Layangkan Surat ke Shin Tae-yong

Baca: Kronologi Konflik Shin Tae-yong dan Indra Sjafri: Sudah Minta Maaf, Diminta ke Luar dari Ruang Rapat

Sejumlah pemain Tim Nasional Indonesia Senior mengikuti latihan bersama di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020). Latihan ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia Senior menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand (26 Maret) dan Uni Emirat Arab (31 Maret). Tribunnews/Jeprima
Sejumlah pemain Tim Nasional Indonesia Senior mengikuti latihan bersama di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020). Latihan ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia Senior menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand (26 Maret) dan Uni Emirat Arab (31 Maret). Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Kondisi yang paling mencolok terlihat adalah ketika timnas Indonesia di bawah asuhan Simon McMenemy mengalami lima kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kekalahan yang dialami timnas Indonesia membuat posisi mereka di ranking FIFA merosot hingga peringkat ke-173.

Baca: Tiga Keputusan PSSI yang Dianggap Aneh Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong

Baca: Merasa Ada yang Tak Beres pada PSSI, Shin Tae-yong Singgung Perilaku Pulang Tanpa Izin Indra Sjafri

Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-16 Marselino Ferdinan usai mencetak gol ke gawang Timnas Kepulauan Mariana Utara U-16 saat pertandingan laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019). Timnas U-16 Indonesia berhasil mengalahkan Kepulauan Mariana Utara dengan skor akhir 15-1. Tribunnews/Jeprima
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-16 Marselino Ferdinan usai mencetak gol ke gawang Timnas Kepulauan Mariana Utara U-16 saat pertandingan laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019). Timnas U-16 Indonesia berhasil mengalahkan Kepulauan Mariana Utara dengan skor akhir 15-1. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Namun, performa timnas Indonesia berbanding terbalik dengan keadaan kelompok usia yang justru sukses mendulang prestasi di tingkat internasional.

Beberapa contoh kesuksesan kelompok usia misalnya Timnas U-16 Indonesia yang sukses menjadi kampiun dalam Piala AFF U-16 2018.

Para pemain Garuda Asia juga menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang bisa menembus putaran final Piala Asia U-16 2020 yang akan digelar di Bahrain pada akhir tahun nanti.

Jejak itu diikuti oleh timnas U-19 Indonesia yang lolos ke Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan setelah menjadi juara Grup K dalam kualifikasi.

Baca: Analisis APSSI: Ada yang Menciptakan Kisruh Antara Shin Tae-yong dan PSSI

Baca: Sebelum Shin Tae-yong, Sosok Pelatih Lokal Ini Juga Beri Kritik Pedas Buat Indra Sjafri

Timnas U-22 Indonesia juga punya prestasi yang lebih baik dari seniornya.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas