Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pelatih Timnas Indonesia

Ogah Ikut Campur Polemik PSSI dan Shin Tae-yong, Menpora Trauma Indonesia Pernah Dibekukan FIFA

"begitu kami masuk bisa dianggap intervensi melanggar statuta, jadi agak trauma, kita pernah dibekukan oleh FIFA karena ikut campur," kata dia.

Ogah Ikut Campur Polemik PSSI dan Shin Tae-yong, Menpora Trauma Indonesia Pernah Dibekukan FIFA
kemenpora.go.id
Menpora Zainudin Amali menegaskan terkait persoalan yang terjadi antara PSSI dan Pelatih Shin Tae-yong bahwa dirinya tidak mau ikut campur atau masuk terlalu jauh dengan urusan PSSI, namun dirinya akan terus memantau untuk kebaikan sepakbola Indonesia. Hal itu diungkapkan Menpora saat menjadi pembicara diskusi virtual yang diselenggarakan Indonesia Millenials dan Generation Z (I'M Gen Z) di Lantai 9, Situation Room, Kemenpora, Jakarta, Senin (22/6/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali kembali mempertegas Kemenpora tak akan ikut campur di polemik PSSI dan Shin Tae-yong.

Ia percaya Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bisa menyelesaikan masalah ini dan kembali fokus untuk persiapan Timnas U-19 yang akan berlaga di Piala Asia pada Oktober mendatang dan Piala Dunia U-20 2021.

Hal itu kembali ia katakan dalam rapat kerja bersama anggota Komis X melalui zoom meeting, Rabu (24/6/2020).

Baca: Yeyen Tumena Sebut Shin Tae-yong Sering Ucap Kata Tidak Pantas dan Remehkan Pemain Indonesia

Baca: Kasihan Shin Tae-yong, Mungkin Ada Orang di Balik Layar. . . .

Sejumlah pemain Tim Nasional Indonesia Senior saat mengikuti latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).  Shin Tae-yong memanggil 34 pemain untuk latihan perdana tersebut. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah pemain Tim Nasional Indonesia Senior saat mengikuti latihan perdana di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). Shin Tae-yong memanggil 34 pemain untuk latihan perdana tersebut. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

“Kami pemerintah ada batasan untuk masuk karena ada statuta, begitu kami masuk bisa dianggap intervensi melanggar statuta, jadi agak trauma, kita pernah dibekukan oleh FIFA karena ikut campur. Makanya saya membatasi diri. Hanya memfasilitasi dan mengamati saja,” kata Menpora.

“Saya masih percaya dengan Pak Iriawan, biar dia yang selesaikan kan ada kontraknya. Kontraknya (Shin Tae-yong) dengan PSSI. Jadi kita tidak bisa masuk, kita pantau saja walaupun kita tahu itu tanggung jawab pemerintah. Tapi kita tidak mau offside,” jelasnya.

Menpora juga mengatakan bahwa pemerintah sangat mendukung Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021 dengan melibatkan beberapa Kementerian dan Lembaga.

Pemerintah akan membantu dari segi penyelenggaraan seperti pembangunan atau renovasi venue-venue yang akan ditangani Kementerian PUPR. Sementara PSSI diminta untuk fokus persiapan Timnas U-19 nya saja.

“Soal penyelenggaraan kita (pemerintah) akan ringankan beban PSSI, supaya PSSI bisa konsentrasi di Timnasnya saja,” ujarnya

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas