Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Inggris

Tiga 'Mastermind' di Balik Taktik Jenius Juergen Klopp

Bak gayung bersambut, kekalahan Liverpool di final Liga Champions rupanya hasil dari perpisahan Klopp dengan Buvac.

Tiga 'Mastermind' di Balik Taktik Jenius Juergen Klopp
AFP/Glyn Kirk
Manajer Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp (kiri) memberikan selamat kepada penjaga gawang Chelsea asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga usai Chelsea memenangi laga babak kelima Piala FA antara Chelsea kontra Liverpool di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (4/3/2020) dini hari WIB. Chelsea berhasil mengkandaskan Liverpool setelah menang dengan skor 2-0, The Blues pun melaju ke babak perempat final. 

TRIBUNNEWS.COM - Wajar jika Juergen Klopp, dianggap fans Liverpol sebagai pahlawan karena membawa tim asuhannya menjuarai Liga Inggris atau Premier League 2019-2020.

Selam 30 tahun, baru dia pelatih Liverpool, yang sukses mengangkat trofi Premier League.

Sebelum itu, Klopp juga berhasil membawa The Reds meraih treble gelar internasional dalam setahun. Liverpool berhasil menjadi juara Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub pada 2019.

Dengan prestasi yang diraih, Juergen Klopp mendapat banyak pujian karena dianggap mampu mengangkat kembali wajah Liverpool sebagai klub besar.

Namun, di balik kegeniusan Juergen Klopp, terdapat sosok yang mampu menerapkan visi misi pelatih asal Jerman itu untuk membawa Liverpool jadi tim juara musim ini.

Baca: Penantian Panjang 30 Tahun Liverpool untuk Juara Liga Inggris Lagi: 9 Pelatih, 239 Pemain

Baca: Viral Joget Ala Pelatih Liverpool Juergen Klopp: Tumpahkan Semua Kegembiraan di Lantai Dansa

Manajer Liverpool asal Jerman Jurgen Klopp menyaksikan para pemainnya melakukan pemanasan menjelang pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Crystal Palace di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 24 Juni 2020. Shaun Botterill / POOL / AFP
Manajer Liverpool asal Jerman Jurgen Klopp menyaksikan para pemainnya melakukan pemanasan menjelang pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Crystal Palace di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 24 Juni 2020. Shaun Botterill / POOL / AFP (Shaun Botterill / POOL / AFP)

Sosok yang mendukung Juergen Klopp memoles Liverpool adalah Zeljko Buvac, Peter Krawietz, dan Pep Ljinders.

Ketiga orang tersebut adalah orang-orang yang berada di balik layar Liverpool bersama dengan Klopp.

Awal perjalanannya, Klopp datang ke Anfield bersama dengan Buvac dan Krawietz.

Ketiganya memang dikenal sebagai tiga serangkai yang selalu bekerja bersama dalam satu klub.

Klopp beserta dua rekannya tersebut pernah bekerja bersama saat ketiganya masih menangani klub Jerman, FS Mainz dan Borussia Dortmund.

Baca: Satu-Satunya Hal yang Liverpool Kalah dari Manchester United Musim Ini

Fans merayakan Liverpool memenangkan gelar juara Liga Premier Inggris di luar stadion Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 25 Juni 2020, menyusul kemenangan 2-1 Chelsea atas Manchester City. Liverpool dimahkotai juara Liga Premier tanpa menendang bola pada hari Kamis ketika kemenangan 2-1 Chelsea atas Manchester City mengakhiri 30 tahun menunggu The Reds untuk memenangkan gelar Inggris.
Oli SCARFF / AFP
Fans merayakan Liverpool memenangkan gelar juara Liga Premier Inggris di luar stadion Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 25 Juni 2020, menyusul kemenangan 2-1 Chelsea atas Manchester City. Liverpool dimahkotai juara Liga Premier tanpa menendang bola pada hari Kamis ketika kemenangan 2-1 Chelsea atas Manchester City mengakhiri 30 tahun menunggu The Reds untuk memenangkan gelar Inggris. Oli SCARFF / AFP (Oli SCARFF / AFP)
Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas