Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kualifikasi Piala Dunia 2022

Pemain Ini Masih Penasaran Bisa Dilatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Jika kembali masuk pemusatan latihan, pemain 21 tahun itu akan menunjukkan kemampuannya untuk bisa tembus skuat Timnas Indonesia senior.

Pemain Ini Masih Penasaran Bisa Dilatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
ScreenCapture Youtube
Selebrasi gelandang Timnas U-22 Indonesia, Sani Rizki Fauzi, usai mencetak gol di final Piala AFF U-22 2019. 

 
 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemain tengah Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi sebelumnya pernah mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia senior yang dipersiapkan untuk melakoni tiga laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Sani berharap dirinya bisa terpanggil lagi, apalagi ia juga mengaku masih sangat penasaran bisa kembali dilatih Shin Tae-yong.

Jika kembali masuk pemusatan latihan, pemain 21 tahun itu akan menunjukkan kemampuannya untuk bisa tembus skuat Timnas Indonesia senior.

Baca: Pemain yang Buka Peluang Gabung Timnas Indonesia Kembali Bikin Gol di Liga Kroaia

Baca: Kekuatan Timnas Indonesia U-16 Bikin Jiper China dan Jepang: Disebut Sangat Kuat, Bukan Underdog

Sani Rizki saat berebut bola dengan pemain Kalteng Putra di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (16/12/2019).
Sani Rizki saat berebut bola dengan pemain Kalteng Putra di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (16/12/2019). (Dok: Bhayangkara FC)

“Ya masih penasaran, apalagi saya sebagai pemain muda mau nunjukin apa yang saya mampu. Mudah-mudahan bisa seperti yang seperti coach mau,” kata Sani saat ditemui di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

“Ini akan jadi debut saya di timnas senior. Alhamdulillah kemarin ikut TC tapi ya mudah-mudahan tidak cuma ikut TC saja tapi bisa masuk ke skuat Timnas senior,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sani membenarkan bahwa latihan yang diberikan Shin Tae-yong sebelumnya sangat berat.

Namun, hal itu tak dijadikan kendala buatnya yang juga merupakan seorang anggota kepolisian.

Dirinya juga siap bersaing secara sehat dengan pemain-pemain yang lebih senior dan berpengalaman darinya.

“Ya, dasar saya kan militer, jadi saya ikut saja arahan dia, saya siap fight. Dilatih sama dia saya merasa disiplin, saya merasakan seperti dinas di kepolisian saja,”

“Untuk persaingan kita bersaing secara sehat yang penting kita tetap jaga kondisi, kerja keras  kalau urusan pilihan yang kita serahkan kepada coach saja. Saya jalani saja, kalau rezeki ya tidak ke mana,” tutupnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas